Selasa, 21 April 2026

FIFA Tak Juga Muncul, Pengamat Sepak Bola Nasional Ini Sudah Duga Piala Dunia U-20 Ditunda

Pengamat sepak bola nasional M Kusnaeni sudah menduga FIFA menunda penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021.

Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Giri
Istimewa
Pengamat sepak bola nasional M Kusnaeni sudah menduga Piala Dunia U-20 2021 ditunda. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pengamat sepak bola nasional M Kusnaeni sudah menduga FIFA menunda penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021. Nyatanya, penyelenggaraan yang akan berlangsung di Indonesia itu diundur hingga 2023.

Kusnaeni mengatakan, FIFA belum juga meninjau persiapan Indonesia padahal waktu penyelenggaraan sudah dekat.

"Dugaan saya itu berasal dari fakta bahwa sampai enam bulan sebelum Piala Dunia, FIFA belum melakukan peninjauan. Belum melihat stadion kita," ujar Kusnaeni kepada Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Jumat (25/12/2020).

Selain itu, Kusnaeni melihat FIFA tidak ingin mengambil risiko untuk memaksakan Piala Dunia U-20 digelar sesuai jadwal yakni Mei 2021.

Situasi pandemi virus corona yang belum juga mereda menginfeksi seantero dunia membuat FIFA memutuskan untuk menundanya hingga dua tahun.

"Ini mepet sebetulnya enam bulan tapi biasanya enam bulan sebelum event mereka datang. Melihat stadionnya gimana, nanti hotelnya gimana, istilahnya sudah siap lah gitu. Tapi itu tidak dilakukan sampai Desember ini," katanya.

Baca juga: Anggota DPRD Kota Bandung Pertanyakan Pembangunan Drainase untuk Antisipasi Banjir

Baca juga: Lowongan Kerja di Pertamina Foundation Ditutup 3 Januari, Ini Posisi yang Dibutuhkan

Meski sudah menduga akan ditunda, Kusnaeni terkejut lantaran FIFA memutuskan untuk dimundurkan hingga 2023.

"Tadinya dugaan saya sih digeser ke akhir 2021. Tapi ternaya langkah yang dilakukan oleh FIFA lebih drastis lagi. Ditunda dua tahun," ujarnya.

Persiapan Panjang

Kusnaeni melihat ditundanya Piala Dunia U-20 2021 menjadi tahun 2023 oleh FIFA memiliki dua sisi bagi Indonesia.

Di satu sisi, Indonesia harus menelan pil pahit lantaran persiapan baik secara tim maupun sarana dan prasarana hampir matang.

Namun di sisi lain, persiapan yang dilakukan bisa lebih panjang untuk menemukan Timnas U-19 Indonesia yang kuat.

Kusnaeni mengatakan, Timnas U-19 Indonesia kini memiliki waktu yang cukup panjang untuk membentuk tim yang bisa bersaing dengan negara lainnya.

"Persiapannya yang lebih diuntungkan, waktu kita masih cukup lama. Kita masih punya waktu dua tahun untuk mempersiapkan tim," ujar Kusnaeni.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved