Breaking News:

Soft Launching Pelabuhan Patimban Ditandai Ekspor Mobil ke Brunei Darussalam

Presiden RI, Joko Widodo meresmikan Pelabuhan Patimban yang berada di Kabupaten Subang, Minggu

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Ichsan
Istimewa
Pelabuhan Patimban Rampung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Presiden RI, Joko Widodo meresmikan Pelabuhan Patimban yang berada di Kabupaten Subang, Minggu (20/12/2020) secara virtual.

Presiden Jokowi menyebut Pelabuhan Patimban sebagai proyek strategis nasional fase pertama telah rampung sehingga sangat penting dalam upaya meningkatkan perekonomian di Jawa Barat dan nasional.

"Adanya Pelabuhan Patimban juga kami harap dapat perkuat keberadaan Pelabuhan Tanjun Priuk yang sudah terlalu padat dan menimbulkan kemacetan Jakarta-Bekasi atau sebaliknya," katanya.

Lokasi Pelabuhan Patimban yang strategis di antara Bandara Kertajati dan Kawasan Industri Bekasi, Karawang, Purwakarta, kata Jokowi, dapat menjadi kunci penghubung antarkawasan, seperti industri, manufaktur, pariwisata, dan sentra pertanian, serta percepatan ekspor.

Baca juga: Ciamis Tuan Rumah Porprov Jabar 2022, Pangandaran Kebagian 5 Venue

"Saya senang Pelabuhan Patimban ini siap layani 3,75 juta peti kemas dan bahkan bisa lebih menjadi 7 juta peti kemas di tahap ketiga," ujarnya seraya menyebut kapasitas kap terminal sebesar 218 ribu mobil dan bisa menjadi 600 ribu kendaraan sehingga meningkatkan ekspor otomotif ke pasar global.

"Pelabuhan Patimban harus mendukung ekspor produk lain yang gerakan ekonomi UMKM, pertanian, kreatif, dan produk lain sehingga mampu bersaing di pasar global," katanya.

Hadir pula dalam soft launching ini di antaranya Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyaksikan langsung ekspor mobil perdana ke Brunei Darussalam. Ekspor dan impor mobil serta barang dari ke Patimban dapat dilakukan dengan baik.

"Pembangunan Pelabuhan Patimban ini akan dilakukan beberapa tahap, yakni tahap pertama: akses jalan, jembatan penghubung, dan terminal kendaraan seluas 20 hektare serta ada tambahan penunjang lain di tahap selanjutnya hingga selesai," ujarnya.

Baca juga: Ternyata Ini Penyebab AC Milan Tak Lagi Mainkan Bek Penuh Pengalaman Ini, Padahal Sedang Krisis Bek

Menhub Budi Karya menuturkan bahwa Pelabuhan Patimban akan disinergikan dengan Pelabuhan Tanjung Priuk, sehingga angkutan logistik lebih efisien, mudah, juga murah.

"Kami terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jabar dan Pemkab Subang serta semua pihak terkait yang ikut sukseskan pembangunan Pelabuhan Patimban ini. Kami harap warga dapat rasakan kemakmuran," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved