Kasus Covid-19 di Bandung Mengkhawatirkan, Terus Meningkat, Bertambah 1.024 Kasus Dalam 14 Hari
Dengan status zona merah, kebanyakan kasus positif karena memiliki riwayat setelah beraktivitas di luar rumah
Penulis: Tiah SM | Editor: Siti Fatimah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jelang akhir tahun kasus Covid-19 di Bandung terus naik dan dalam rentang waktu 14 ada penambahan kasus 1.024.
Melihat kondisi tersebut, Wali Kota Bandung meminta warga disiplin terapkan protokol kesehatan, terlebih bila beraktivitas di luar rumah.
Dengan status zona merah, kebanyakan kasus positif karena memiliki riwayat setelah beraktivitas di luar rumah.
Baca juga: Siap-siap, Hari Ini Sejumlah Wilayah Akan Mati Lampu, Ini Daerah yang Terkena Pemadaman Listrik
Tercatat kasus positif Covid-19 di Kota Bandung terus meningkat dengan skor sebesar 1.65. Angka ini turun dari Minggusebelumnya (30 Nov-6 Des) sebesar 1.80.
"Total konfirmasi positif di Kota Bandung sebanyak 4.891 (bertambah 1.024 kasus dalam rentang waktu 14 hari) namun total konfirmasi aktif turun 68 kasus dengan total 710 kasus, sehingga Kota Bandung masuk zona merah," ujar Wali Kota Bandung Oded M Danial usai rapat terbatas bersama jajaran Forum Komunikasi pimpinan daerah di Balai Kota, Jumat (18/12).
Oded mengatakan, data yang dimiliki Satgas Penanganan Covid 19 Kota Bandung per tanggal 17 Desember 2020.
Saat ini masih dalam zona resiko tinggi dengan menunjukan kasus harian konfirmasi positif yang terus meningkat dengan skor sebesar 1.65. Angka ini turun dari Minggu sebelumnya (30 Nov-6 Des) sebesar 1.80.
Menurut Oded, berita baiknya angka kesembuhan di Kota Bandung meningkat mencapai 82.52% dengan sebanyak total 4.036 pasien yang telah sembuh.
Baca juga: VIDEO-Tarif Artis TA Rp 75 Juta Sekali Kencan, 3 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Postitusi Artis
Oded mengatakan, libur panjang pada Bulan November yang lalu berdampak signifikan pada peningkatan kasus positif mulai minggu ke – 45 (53 Kasus) dimana temuan kasus pada minggu ke 49 (30 Nov – 6 Des) merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah penyebaran covid 19 di Kota Bandung (624 kasus).
"Trend kematian kasus covid 19 menunjukan pada Minggu ke 50 merupakan jumlah kematian terbanyak (14 kasus). Kasus kematian yang terjadi adalah mayoritas pada kelompok usia lansia (60-59 tahun) dengan disertai penyakit penyerta (komorbid) seperti Diabetes melitus, hipertensi, dan penyakit jantung," ujar Oded.
Menurut Oded, di sisi lain meskipun angka kematian menurun sebesar 2.96% namun jumlah pasien meninggal masih meningkat hingga total 145 pasien.
"Mayoritas warga Kota Bandung yang terpapar merupakan warga yang beraktivitas dan berkegiatan di luar rumah," ujarnya.
Oded mengatakan, distribusi lebih dari 50% penyebaran kasus covid 19 di Kota Bandung terbanyak adalah kepada kelompok usia produktif (20-50 tahun).
Baca juga: Regenerasi Perajin dan Pengusaha Batik di Jawa Barat Masih Minim
Usia produktif ini menyumbang sebanyak 2.616 kasus dari total konfirmasi positif yang sebanyak 4.891 di Kota Bandung
Oded menghimbau kepada masyarakat di usia produktif untuk meningkatkan kewaspadaannya dengan terus berdisiplin melaksanakan protokol kesehatan. Sayangi keluarga, jaga keluarga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-covid.jpg)