Breaking News:

Pilkada Kabupaten Pangandaran

Lawannya Ajukan Gugatan ke MK Terkait Hasil Pilkada Pangandaran, Begini Respons Paslon Juara

Ujang Endin mengaku belum mengetahui secara pasti terkait rencana dari pasangan calon nomor urut 2 tersebut, sehingga pihaknya akan menunggu

Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran nomor urut 1, Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Pasangan calon bupati dan wakil bupati Pangandaran nomor urut 1 dalam Pilkada Pangandaran 2020 Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan (Juara) angkat bicara terkait rencana pasangan calon nomor urut 2, Adang Hadari-Supratman (Aman) yang melakukan gugatan ke Mahkamah Konsitusi (MK).

Ujang Endin mengatakan, upaya dalam mengajukan gugatan ke MK tersebut merupakan hak mereka karena rencana itu sudah sesuai dengan peraturan yang ada dalam tahapan Pilkada Pangandaran 2020.

"Dalam gugatan itu kan, termohonnya KPU ya, jadi ikuti saja proses hukumnya sesuai peraturan yang ada," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Kamis (17/12/2020).

Sejauh ini, Ujang Endin mengaku belum mengetahui secara pasti terkait rencana dari pasangan calon nomor urut 2 tersebut, sehingga pihaknya akan menunggu proses selanjutnya.

"Kita lihat saja prosesnya, saya belum tahu pasti apakah digugat atau tidak, kami menunggu saja," kata Ujang Endin.

Sementara terkait perolehan suara yang sudah ditetapkan KPU, pihaknya sudah puas karena hasil tersebut merupakan hasil dari upaya yang sudaj dilakukan selama ini untuk meyakinkan masyarakat.

"Alhamdulullah, kami bersyukur dengan raihan suara yang kita dapat dalam Pilkada Pangandaran ini," ucapnya.

Baca juga: Pelaku Mutilasi di Bekasi Sebut Bunuh Korban untuk Selamatkan Temannya, Korban Lecehkan 5 Anak Lain

Berdasarkan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara, pasangan Juara mendapat 138.152 suara atau 51,87 persen dan pasangan Aman mendapat 128,187 atau 48,13 persen.

Sebelumnya, Ketua Tim Pemenangan pasangan Aman, Taufiq Martin, mengatakan, gugatan ke MK tersebut dilayangkan karena pada Pilkada Pangandaran 2020 diduga terjadi pelanggaran terstruktur, sistematis dan masif, terutama masalah politik uang.

"Jadi, sekarang kita upayakan ke Bawaslu dan ke MK (mengajukan gugatan)," ujar Taufik saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Rabu (16/12/2020).

Pihaknya juga memastikan, semua persyaratan untuk mengajukan gugatan ke MK itu sudah disiapkan dan saat ini sedang melakukan gelar perkara dengan tim kuasa hukum pasangan Aman.

"Mudah-mudahan sore ini kita daftarkan (gugatan ke MK) karena bisa melalui online oleh tim pengacara," katanya.

Baca juga: Cegah Virus Corona, Pemerintah Susun Aturan Kewajiban Tes Covid-19 untuk Pelaku Perjalanan

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved