Asep Warlan: Kemenangan Golkar di Pilkada karena Cermat Memosisikan Diri

Prof Asep Warlan menilai hasil real count di Pilkada Serentak tak akan jauh beda dengan hasil quick count.

Penulis: Cipta Permana | Editor: Giri
TRIBUNJABAR.CO.ID/FERRY FADHLURRAHMAN
Pengamat politik yang juga guru besar Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Prof Asep Warlan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pengamat politik yang juga guru besar Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Prof Asep Warlan, menilai hasil real count di Pilkada Serentak tak akan jauh beda dengan hasil quick count.

Saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih melakukan perhitungan yang akan menjadi rujukan resmi siapa pemenang di Pilkada.

Pada quick count, Partai Golkar cukup mendominasi perolehan suara dalam Pilkada Serentak 2020. 

“Saya kira, meski belum ada hasil resmi dari KPU, biasanya hasil hitung cepat itu kurang lebih sama. Terutama untuk daerah pemilihan yang memiliki margin kemenangan cukup besar. Hanya untuk dapil yang selisih kemenangannya tipis, perlu dilihat lagi margin of error dari penghitungan cepat itu,” ujar Asep Warlan kepada awak media, Minggu (13/12/2020).

Secara garis besar, Asep melihat klaim kemenangan dari para calon kepala daerah yang diusung Partai Golkar merupakan wajar dalam kontestasi Pilkada Serentak 2020.

Terlebih, terdapat beberapa poin yang mendasari potensi kemenangan Partai Golkar di setiap ajang pesta lima tahunan tersebut.

Pertama, setiap kader Partai Golkar sarat pengalaman dan kematangan baik dalam kiprahnya organisasi maupun kinerja di pemerintahan. Hal inilah ciri-ciri kader yang tidak dimiliki oleh beberapa partai lain.

Sehingga kematangan dan pengalaman menjadi modal besar yang dapat berimplikasi pada hasil Pilkada.

"Kedua, visi dan misi serta program calon yang diusung Partai Golkar sesuai dengan harapan publik. Ini bisa dimaklumi karena Golkar itu memiliki banyak ahli di dalam organisasinya. Mereka punya ahli ekonomi, ahli pemerintahan, dan sebagainya yang tentu sangat dibutuhkan dalam kontestasi Pilkada,” ucapnya. 

Ketiga, Asep Warlan melihat Golkar sangat cermat dalam memilih koalisi untuk dapat memenangkan kontestasi Pilkada Serentak 2020. 

Ia mencontohkan koalisi yang dibangun Partai Golkar dengan PDIP di berbagai daerah.

Kemenangan dari koalisi dengan PDIP yang solid itu sangat membantu partai yang dipimpin Airlangga Hartarto itu memenangi sejumlah Pilkada. 

“Strategi koalisi ini sangat penting. Dari berbagai konstestasi saya melihat Golkar cermat dalam mencari mitra koalisi. Apalagi kalau koalisi yang dibangun itu solid. Bahkan koalisi antara Golkar dan PDIP itu nyaris tak terbendung jika keduanya benar-benar solid,” ujar Asep. 

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved