Tenaga Kesehatan Terpapar Covid-19 Bertambah, IGD RSUD Indramayu Tutup Sementara
Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Indramayu ditutup sementara mulai tanggal 14-16 Desember 2020.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Siti Fatimah
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Indramayu ditutup sementara mulai tanggal 14-16 Desember 2020.
Dalam keterangannya melalui surat nomor 800/1241-RSUD, Direktur RSUD Indramayu, Lisfayeni menyampaikan, hanya bagian IGD saja yang dilakukan penutupan.
Baca juga: Ada Penambahan 6.388 Kasus Covid-19, Tersebar diseluruh Provinsi, Terbanyak di Daerah Ini
Penutupan itu sehubungan dengan semakin banyaknya tenaga kesehatan (Nakes) yang terpapar Covid-19, khususnya nakes yang bertugas di bagian IGD.
Lanjut dia, upaya ini pun sekaligus dalam rangka upaya memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.
Baca juga: Curiga Tempat Kos Jadi Lokasi Transaksi Narkoba, Polisi Tangkap Dua Pengedar Sabu di Indramayu
"Maka dengan ini kami sampaikan bahwa untuk sementara tidak melakukan pelayanan kesehatan pada IGD di lingkungan RSUD Indramayu selama 3 hari mulai tanggal 14-16 Desember," ujar dia berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Tribuncirebon.com, Minggu (13/12/2020).
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara membenarkan soal penutupan sementara IGD RSUD Indramayu. Ada sekitar 7 nakes yang terkonfirmasi.
Baca juga: Pengendara Motor Tewas, Diduga Tidak Konsentrasi, Tabrak Ini yang ada di Trotoar Alun-alun Bandung
Sebelumnya ia bahkan mengakui, klaster nakes memang menjadi salah satu yang diwaspadai di Kabupaten Indramayu.
Dari total 1.333 kasus Covid-19 per tanggal 12 Desember 2020, sebanyak 125 di antaranya disumbang oleh tenaga kesehatan.
"Mereka (nakes) garda terdepan, bersentuhan langsung dengan pasien dan berhadapan dengan lingkungan saat melaksanakan tugas intervensi di lapangan," ujar dia.
Baca juga: Ada Penambahan 6.388 Kasus Covid-19, Tersebar diseluruh Provinsi, Terbanyak di Daerah Ini
Deden Bonni Koswara juga mendukung upaya yang dilakukan jajaran direktur RSUD Indramayu.
Surat pemberitahuan itu pun kini sudah diterima Plt Bupati Indramayu per tanggal 12 Desember 2020.
"Kita doakan saja para nakes di RSUD diberi kesehatan dan kekuatan. Sebab tugas mereka sangat berat, tidak melulu melayani pasien Covid-19, tetapi juga pasien umum," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/rsud-indramayu-selasa-2812020-_1.jpg)