NasDem Jabar Berharap Paslon Usungannya Bisa Amanah, Bawa Perubahan dan Kemaslahatan bagi Rakyat
NasDem Jabar mensyukuri capaian keunggulan sementara hasil quick count yang diperoleh oleh empat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati
Penulis: Cipta Permana | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - DPW Partai Nasional Demokrat (NasDem) Jawa Barat mensyukuri capaian keunggulan sementara hasil quick count yang diperoleh oleh empat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati dalam ajang Pilkada serentak Jawa Barat 2020.
Terlebih keempat calon kepala daerah yang diusung Partai NasDem tersebut, kini tengah bertarung dan menunggu hasil akhir penghitungan suara resmi KPU di Pilkada Kabupaten Bandung, Kabupaten Karawang, Kabupaten Indramayu, dan Kabupaten Cianjur
“Dari capaian data perolehan suara yang telah masuk sekitar 90 persen, calon yang diusung oleh Partai NasDem meraih kemenangan, walaupun kita masih menunggu hasil resmi dari KPU (Komisi Pemilihan Umum),” ujar Ketua DPW Partai NasDem Jabar, Saan Mustopa, di Sekretariat DPW Partai NasDem Jabar, Jalan Cipaganti, Kota Bandung, Rabu (9/12/2020).
Baca juga: Hasil Quick Count Pilkada Serentak 2020, PKS Menang di Enam Pilkada di Jawa Barat
Baca juga: Real Count KPU Pilkada Bandung 2020 Jelang Kamis Sore, Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan Masih Unggul
Baca juga: Real Count KPU Pilkada Indramayu 2020, Paslon Nina - Lucky Hakim Unggul, Cek Hasilnya Lewat Link Ini
Saan mengatakan, capaian tersebut semakin membanggakan, karena Paslon kepala daerah jagoannya mampu menang dari para Paslon yang diunggulkan sebagai petahana, salah satunya H.M.Dadang Supriatna - H Sahrul Gunawan yang bertarung di Pilkada Kabupaten Bandung 2020. Dimana berdasarkan hitung cepat LSI hingga pukul 17.00 WIB, Paslon berjuluk BEDAS tersebut mampu unggul dengan capaian 55 persen
“Sementara di Indramayu kita unggul dengan 37 persen, lalu di Cianjur 57 persen. Sementara di Karawang kita unggul hampir di angka 61 persen. Untuk empat daerah lainnya masih dalam proses, dan kita masih menunggu hasilnya saat ini,” ucapnya.
Saan tidak menyangkal bahwa penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 di tengah situasi pandemi Covid-19 bukan perkara yang mudah, dan mendapat banyak sorotan publik. Apalagi ada kekhawatiran penyelenggaraan pilkada dapat menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.
“Penyelenggaraan pilkada sempat ditunda, yang seharusnya September menjadi Desember. Itu karena kita mempertimbangkan keselamatan dan kesehatan masyarakat. Melihat tingkat partisipasi masyarakat yang mampu mencapai 70 persen, hal ini merupakan sesuatu yang baik,” ujar pria yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi II DPR RI tersebut.
Saan menambahkan, dengan tingkat partisipasi masyarakat yang cukup tinggi tersebut, dirinya mengaku, senang dan bangga dengan kepatuhan masyarakat atas disiplin menerapkan protokol kesehatan saat memberikan hak pilih mereka. Bahkan, dia mengungkap, bila masyarakat yang datang ke tempat pemilihan suara (TPS) tidak saling berbarengan. Petugas penyelenggara pemilu pun membekali diri mereka dengan alat pelindung diri (APD) yang lengkap.
“Tingkat kepatuhan masyarakat sangat tinggi terhadap protokol kesehatan. Mereka pun saat ke TPS datang secara bergelombang, bukan berbarengan karena telah diatur waktunya oleh KPPS,” ucapnya.
Saan berharap, para calon kepala daerah yang diusung oleh NasDem dan memenangkan konstetasi Pilkada serentak Jabar 2020, bisa membawa amanah perubahan positif serta memberikan kemaslahatan dan kebaikan bagi masyarakat yang dipimpinnya masing-masing.
“Kita berharap para calon yang diusung oleh Partai NasDem, mampu membawa perubahan baik dan kemaslahatan bagi masyarakatnya. Itu yang paling penting,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama Calon Bupati Bandung, Dadang Supriatna, mengaku bersyukur atas hasil hitung cepat yang sementara memenangkan dia dan pasangannya di Pilbup Bandung 2020. Menurutnya, apa yang telah diraihnya saat ini, bukan merupakan perjuangan yang mudah dan butuhkan kerja keras. Sehingga dibutuhkan kolaborasi dan sinergitas dari seluruh pihak, terutama kekompakan dari relawan dan tim pemenangan BEDA.
“Meskipun, kami unggul saat ini, tapi kita akan tetap menunggu hasil resmi dari KPU malam nanti. Saya pun mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya dari seluruh pihak dan masyarakat Kabupaten Bandung, baik yang mendukung dan tidak mendukung BEDAS, karena hasil ini merupakan kemenangan seluruh warga masyarakat di Kabupaten Bandung,” katanya. (Cipta Permana).