Breaking News:

Fintech Peer to Peer Landing Berjuang Kenalkan Diri ke Masyarakat Jawa Barat di Masa Pandemi

Industri fintech P2P sedang gencar-gencarnya memperkenalkan diri pada masyarakat untuk mengisi target inklusi keuangan yang ditetapkan pemerintah.

SHUTTERSTOCK
ILUSTASI FINTECH - Industri fintech peer to peer lending saat ini sedang gencar-gencarnya memperkenalkan diri kepada masyarakat. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Industri fintech P2P sedang gencar-gencarnya memperkenalkan diri pada masyarakat untuk mengisi target inklusi keuangan yang ditetapkan pemerintah.

Dari 75 persen inklusi keuangan yang ditargetkan Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DKNI) baru tercapai di angka 49 persen.

Upaya inklusi keuangan ini ditargetkan untuk menyasar masyarakat yang bertengger di bagian terbawah piramida ekonomi.

Karena itu, kehadiran financial technology (fintech) diharapkan dapat menjadi alternatif solusi untuk membantu mencapai target inklusi keuangan itu.

Peluang yang diberikan pemerintah ini ditangkap oleh sejumlah perusahaan berplatform fintech P2P (peer to peer) lending sudah berizin dan yang diawasi oleh pemerintah dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Menurut definisi Ditjen Pajak, Fintech P2P Lending adalah penyelenggaraan layanan jasa keuangan untuk mempertemukan pemberi pinjaman (lender) dengan penerima pinjaman (borrower) dalam rangka melakukan perjanjian pinjam meminjam dalam mata uang rupiah secara langsung melalui sistem elektronik dengan menggunakan jaringan internet.

Tiga di antaranya adalah Kredit Pintar, Solusi Kita, dan Teman Prima. Tiga perusahaan fintech ini, hari ini, Jumat (4/11/2020) menggelar talk show secara daring bersama mahasiswa Universitas Kristen Maranatha

Acara ini merupakan upaya industri fintech P2P lending untuk memperkenalkan diri serta memberi pemahaman soal inovasi yang dilakukan fintech untuk tetap mendorong inklusi keuangan pada masa pandemi.

Dalam kesempatan itu, Randy Santoso, Senior Business Development Manager Kredit Pintar mengatakan, pihaknya sangat berharap kehadiran industri fintech P2P lending mampu meningkatkan pengetahuan terkait layanan keuangan berbasis digital.

"Selain itu juga membuka akses finansial ke seluruh lapisan masyarakat melalui model bisnis fintech lending,” kata Randy.

Halaman
12
Penulis: Adi Sasono
Editor: Adi Sasono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved