Alami Rem Blong, Bus yang Membawa Peziarah Asal Sukabumi Kecelakaan di Kudus, Ini Kondisi Penumpang
Peristiwa ini terjadi hari ini, Rabu (2/12/2020). Bus yang membawa peziarah asal Sukabumi terlibat kecelakaan di Kudus.
TRIBUNJABAR.ID, KUDUS - Rombongan peziarah asal Sukabumi, Jawa Barat, mengalami kecelakaan di Kudus, Jawa Tengah, Rabu (2/12/2020).
Para peziarah itu menaiki sebuah bus.
Bus tersebut kemudian mengalami rem blong.
Baca juga: Fakta-fakta Busa Misterius di Sungai Sokaraja Banyumas, Muncul Pagi dan Sore, Sudah Setengah Bulan
Baca juga: Ibunda Meninggal karena Covid-19, Kekasih Ibnu Jamil Ririn Ekawati Jalani Tes Swab, Ini Hasilnya
Lokasi kecelakaan bus peziarah itu terjadi di di turunan Jalan Dawe Gembong, Desa Tergo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.
Bus pengangkut peziarah kecelakaan menabrak pohon.
Pengemudi Bus Hino bernopol F 759 OB, Ade Supriadi mengatakan sedang membawa peziarah dari Sukabumi berjumlah 52 orang.
Saat berjalan dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang, bus yang dikendarainya mengalami rem blong.
"Busnya oleng ke kanan kemudian menabrak pembatas jalan dan pohon sampai bisa berhenti," kata dia dalam keterangannya kepada kepolisian.
Baca juga: Kala Pernikahan Jadi Pemakaman, Kematian Gadis Cantik Sisakan Kejanggalan, Sang Calon Suami Disebut
Baca juga: Nathalie Holscher Beri Pengakuan Ini ke Sule Sembari Nangis, Sule Ikutan Nangis Tapi Gak Mau Ngaku
Beruntung kecelakaan tunggal bus pariwisata PT Karomah Mandiri Sejahtera yang membawa puluhan peziarah itu tidak menimbulkan korban jiwa.
"Tidak ada korban yang mengalami luka-luka pasca-kejadian tersebut," kata Kanit Laka Satlantas Polres Kudus, Ipda Fiman Abit Prasetya.
Menurutnya, bus hanya mengalami kerusakan material pada bagian depan.
Bus juga sudah dievakuasi agar tidak menganggu lalu lintas kendaraan lainnya.
"Kerusakan bus di bagian bodi depan yang penyok," ujarnya.

Sebelumnya Di Tasikmalaya
Sebuah bus pariwisata membawa rombongan peziarah terperosok ke jurang di Kampung Kaca-kaca, Desa Pamijahan, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (10/11/2020).