Jumat, 24 April 2026

Rumahnya di Madura Didatangi Massa Berpeci dan Minta Jangan Ngumpet, Ini Kata Mahfud MD

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, merespons massa berdemonstrasi di depan rumahnya.

Editor: Giri
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Sejumlah orang berpeci menggeruduk rumah Mahfud MD di Jalan Dirgahayu, Kelurahan Bugih, Kabupaten Pamekasan, Madura, Selasa (1/12/2020). Belum diketahui maksud mereka. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, merespons massa berdemonstrasi di depan rumahnya di Jalan Dirgahayu, Kelurahan Bugih, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (1/12/2020) siang.

Dalam cuitan di akun Twitter pribadinya, @mohmahfudmd, pada Selasa (1/12/2020) malam, Mahfud mengatakan, dirinya berusaha tidak menindak orang yang menyerang pribadinya.

Ia khawatir jika menindak para pengunjuk rasa justru akan menimbulkan keegoisan dan kesewenang-wenangan karena jabatan yang melekatnya.

"Saya selalu berusaha menghindar untuk menindak orang yang menyerang pribadi saya karena khawatir egois dan sewenang-wenang karena saya punya jabatan. Saya siap tegas untuk kasus lain yang tak merugikan saya. Tapi kali ini mereka mengganggu ibu saya, bukan menganggu Menko Polhukam," ujar Mahfud dikutip dari akun Twitter-nya, Selasa (1/12/2020) malam.

Baca juga: Gagal Gabung FC Utrecht, Bagus Kahfi Tegaskan Barito Putera Tidak Bersalah

Diberitakan, ratusan orang berdemonstrasi di depan rumah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Pamekasan, Selasa (1/12/2020).

Massa berteriak-teriak di depan rumah yang ditempati ibunda Mahfud MD itu.

Mereka meminta penghuni rumah keluar.

Bahkan, sebagian massa ada yang mendorong pagar rumah.

"Kalau sama-sama orang Madura, Mahfud tolong keluar. Jangan ngumpet dan temui kami," teriak salah satu peserta aksi di depan rumah.

Salah satu peserta aksi juga berteriak agar massa tak membuat keributan.

Baca juga: Raffi Ahmad Rahasiakan Penghasilan Kembarannya: Setahun Dia Udah Bisa Beli Mobil dan Rumah

"Tolong jangan membuat kerusakan," kata peserta aksi lainnya.

Sampai saat ini, tak tahu tujuan aksi yang dilakukan ratusan orang itu.

Identitas kelompok tersebut juga belum diketahui.

Ketua RT 5, RW 3, Kelurahan Bugih, Slamet, mengatakan, rumah itu biasa ditempati ibunda Mahfud MD.

Sehari-hari, sang ibunda tinggal bersama perawatnya.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved