Selasa, 2 Juni 2026

Lokasi Semburan Gas Semakin Berbahaya, Ini yang Dilakukan BPBD Terhadap Warga Sekitar

Semburan gas liar tersebut diketahui muncul kembali di Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu pada Sabtu (28/11/2020) malam

Tayang:
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Cirebon/ Handhika Rahman
Petugas saat mengecek lokasi semburan gas liar yang kembali muncul di Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Senin (30/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Indramayu mengimbau agar masyarakat tidak mendekat ke titik lokasi semburan gas liar atau bubble.

Semburan gas liar tersebut diketahui muncul kembali di Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu pada Sabtu (28/11/2020) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Padahal, semburan gas liar yang masuk areal sumur bor bekas pemerintahan Belanda itu sebelumnya sempat berhenti dan dilakukan perbaikan dengan pemasangan pipa oleh PT Pertamina (Persero) pada Rabu (25/11/2020) kemarin.

Baca juga: Semburan Gas Liar di Indramayu Muncul Lagi, Kondisinya Makin Parah, Seperti Air Mancur dan Bising

Baca juga: Warga di Indramayu Ketakutan dengan Kembalinya Semburan Gas Liar, Khawatir Terjadi Bencana Lapindo

"Bisa dikatakan ini kondisinya semakin parah," ujar Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Indramayu, A Fatah kepada Tribuncirebon.com di lokasi kejadian, Senin (30/11/2020).

BPBD Kabupaten Indramayu pun meminta kepada pemerintah kecamatan dan desa untuk mengedukasi warga agar mementingkan keselamatan.

Dalam hal ini, disampaikan A Fatah, pemerintah daerah sudah berkoordinasi dengan PT Pertamina untuk dilakukan penanggulangan segera.

Pantauan Tribuncirebon.com, pada pagi ini, beberapa pihak terlihat melakukan pengecekan, mulai dari petugas BPBD Kabupaten Indramayu, PT Pertamina, Polres Indramayu, hingga Kodim 0616/Indramayu.

Mereka juga memasang garis polisi sebagai batas aman.

"Inginnya warga, ya selalu aman jangan sampai bikin keresahan, cepet ditanggulangi, diperbaiki atau apa," ucap salah seorang warga, Dana (54).

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved