Kembangkan Kompetensi Birokrasi Sesuai Revolusi Industri, BPSDM Jabar Gelar Webinar Tacit Knowledge
menghadapi era revolusi industri 4.0, yang mengarah pada pentingnya peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN)
Penulis: Agung Yulianto Wibowo | Editor: Agung Yulianto Wibowo
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jawa Barat menggelar webinar Tacit Knowledge dalam Kerangka Corporate University (Corpu), Jumat (27/11/2020).
Webinar ini dihadiri Kepala BPSDM Jawa Barat Dicky Saromi sebagai opening speech dan Sekda Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja sebagai keynote speech.
Adapun pembicara webinar yang dimoderatori Dewi Yuliani ini adalah Interviewes Senior Learning Facilitator Frans Ade Nugraha dan Chancellor United in Diversity Suyoto.
Baca juga: Covid-19 Apa dan Bagaimana Mengatasinya? Jadi Tema Webinar Dharma Wanita Persatuan BPSDM Jawa Barat
Baca juga: Semua Fasilitas di Pusat Isolasi Mandiri BPSDM Jawa Barat Gratis, ini Beragam Pelayanannya?
Kepala BPSDM Jawa Barat Dicky Saromi mengatakan latar belakang pelaksanaan webinar ini adalah dalam rangka melaksanakan Corporate University (Corpu), khususnya dalam menggali tacit knowledge untuk dijadikan explicit knowledge dari berbagai pihak yang berpengalaman.
Selain itu, juga tuntutan dan tantangan organisasi dalam menghadapi era revolusi industri 4.0, yang mengarah pada pentingnya peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN).
“Sehingga dapat menjadi aparatur yang tidak hanya berpengetahuan, berketerampilan, tapi juga berakhlak yang baik melalui hatinya (soft skill),“ katanya.
Dengan berbagi pandangan (share views) dan berbagi kesadaran (share awareness) dari para ahli yang relevan dan best practice dari para pelaku kebijakan pembangunan yang berhasil.
Diharapkan para ASN akan termotivasi tentang pentingnya peningkatan kompetensi.
“Dan bagi para widyaiswara akan memacu mereka untuk melakukan pembaharuan dan update bahan ajar yang sesuai dengan perkembangan terkini dan sejalan dengan kebutuhan organisasi dalam hal ini pencapaian Jawa Barat yang Juara Lahir dan Batin dengan Kolaborasi dan Inovasi,” ucapnya.
Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja mengapresiasi penyelenggaraan yang dilakukan BPSDM Jawa Barat ini.
Dia sudah mempelajari talent maping sekitar 37 ribu ASN Jawa Barat.
“Kami telah memetakan ASN yang terbaik dan berkompeten. Mereka ini sudah siap ditempatkan di mana saja dan untuk promosi. Calon pemimpin ini harus mendapat treatment khusus dari BPSDM Jawa Barat,” katanya.
Menurut dia, sebagian besar ASN di Jawa Barat kompetensi dan kinerjanya berada di tengah-tengah.
Hal ini harus disambut BPSDM Jawa Barat untuk melakukan pengembangan.
“Pak Dicky dan kawan-kawan punya PR besar karena bagaimana kaitannya dengan Corpu. Saya mengajak BPSDM Jawa Barat untuk terus berkreasi dan me-manage ini,” ujar Setiawan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/tacit-knowledge-dair-bpsdm-jabar.jpg)