Minggu, 26 April 2026

Kasus Covid-19 Sehari Bisa Capai 20 Orang, Ruang Isolasi Penuh, Dinkes Sukabumi Lakukan Hal Ini

Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 Kota Sukabumi terus mengalami peningkatan.

Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Siti Fatimah
TARSO SARRAF / AFP
ilustrasi pasien Covid-19- di Sukabumi kasus Covid-19 alami peningkatan yang membuat ruang isolasi penuh dengan pasien termasuk pasien suspect 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 Kota Sukabumi terus mengalami peningkatan. Akibatnya ruangan isolasi disejumlah rumah sakit di Kota Sukabumi penuh.

Bahkan, selama dalam satu bulan terkahitr jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 diwilayah Kota Sukabumi dalam setiap harinya dapat mencapai diatas 10 hingga 20 orang.

"Sekarang ketersedian ruangsn isolasi di RS Syamsudin, RS Secapa, RS Asyyfa dan RS Hermina memang sudah penuh, dan hal ini sudah terjadi sejak beberapa waktu lalu," ucap Jubir Penanganan Covid-19, Wahyu Handriana saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (29/11/2020).

Baca juga: Bertahan ditengah Pandemi Covid-19, Wahyu dan Pemuda Desa Cibuntu Kembangkan Budidaya Magot Kering

Penuhnya ruangan isolasi disejumlah rumah sakit tersebut lanjut dia, telah dibahas dengan Dinas Kesehtan (Dinkes) Kota Sukabumi dan sejumlah direksi rumah sakit di Kota Sukabumi.

"Seseuai rapat bersama, RSUD R. Syamsudin berencana akan menambah sebanyak 62 ruangan isolasi, RS Assyfa 18 ruangan, RS Secapa Polri 20 ruangan, dan RS Hermina akan menambah 40 ruangan isolasi," katanya.

Menurutnya, pasien yang dirawat di ruangan isolasi tersebut tidak hanya digunakan hanya untuk pasien yang murni terkonfirmasi positif Covid-19, tetapi diisi juga dengan pasien terpapar Covid-19 yang memiliki pneumonia.

Baca juga: Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria Positif Covid-19, Begini Kondisinya Sekarang

"Ruangan isolasi itukan tidak hanya di gunakan pasein yang benar murni dengan Covid-19, namun pasien yang tidak mau makan,sakit lambung, karena kehilangan indera penciuaan sehingga dirawat diruang isolasi," ucapnya.

Ia menjelaskan, sejauh ini ruangan isolasi tidak hanya digunakan untuk pasien yang betul - betul terkonfirmasi positif Covid-19, namun ada beberapa kriteria lainnya.

"Jadi ada beberapa kriteria, ada ruanga khusus suspek, dengan rapid reaktif, gejala, dan rongsen yang mengarah ke Covid-19, itu disolasi dan dirawat lebih dari dari satu, sedangkan pasien hasil swabnya sudah keluar itu baru dimasukan ke rungan khusus," katanya.

Baca juga: Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Tetap Waspada Jelang Libur Panjang Akhir Tahun

Pihaknya menbahkan bagi pasien yang terkonfrimasi positif Covid-19 namun tidak memiliki gejala berat maka akan dilakukan isolasi mandiri selama 10 hari.

Setelah menjalani isolasi maka dapat dinyatakan sembuh.  

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved