Breaking News:

VIDEO-Tiba-tiba Datangi Gedung DPRD, Warga di Indramayu Demo Tolak Imam Besar FPI Habib Rizieq

Sejumlah warga tiba-tiba mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Indramayu. Mereka ingin menyuarakan penolakan terhadap Imam Besar Front Pembela Islam

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Teguh Kurnia

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Sejumlah warga tiba-tiba mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Indramayu membawa spanduk dan pengeras suara, Selasa (24/11/2020).

Mereka ingin menyuarakan penolakan terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Ada dua spanduk yang mereka bawa, masing-masing bertuliskan "RIZIEQ SHIHAB PEMECAH BELAH PERSATUAN DAN KESATUAN" dan "RIZIEQ SHIHAB PEMBUNUH POTENSIAL".

Kedua poster itu juga dilengkapi foto Habib Rizieq Shihab. Diakhir orasinya, mereka juga melakukan aksi mengkremes-kremes spanduk dan membawanya pulang.

Koordinator Aksi, Imron Rosyadi (35) mengatakan, dirinya tidak menyukai cara Habib Rizieq Shihab berdakwah.

"Saya pribumi, orang tugu, asli Indramayu. Saya tidak mendukung Habib Rizieq, bahasanya itu kurang bagus," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.



Dalam orasinya, sejumlah warga itu menolak jika Habib Rizieq Shihab datang ke Kabupaten Indramayu.

Pasalnya, kehadiran Rizieq Shihab, menurutnya hanya akan menimbulkan permusuhan, kebencian, dan memecah belah antar umat.

Imron Rosyadi mengatakan, dirinya ingin kondisi di Kabupaten Indramayu netral.

"Tolak Rizieq Shihab," teriak masa aksi.



Sementara itu, koordinator aksi lainnya, Iwan Santoyo (36) menambahkan, dirinya kecewa kepada FPI karena ia tidak diperbolehkan salat di masjid ormas Islam tersebut.

"Karena masjidnya itu berbeda dengan kami. Dia itu bisa solat di masjid kami, tapi kami tidak bisa solat di masjidnya beliau. Boleh itu dicek di lapangan, itu terjadi di indramayu juga di Kecamatan Balongan," ujar dia.(*)

Penulis: Handhika Rahman
Video Editor: Edwin Tk

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved