Breaking News:

VIDEO-Hujan Deras, Banjir dan Longsor Terjang Cikidang Sukabumi, Dinding Rumah Warga Jebol

Banjir dan longsor menerjang beberapa Kampung di Desa Pangkalan, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Banjir dan longsor menerjang beberapa Kampung di Desa Pangkalan, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (21/11/2020).

Kepala Desa Pangkalan Usep Saepulrohman mengatakan, longsor dan banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayahnya.

"Kejadian hujan deras sekitar pukul 14.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB. Jadi, sekitar jalan raya, air-air di lingkungan itu gede," ujarnya via sambungan telepon.



Usep menjelaskan, longsor mengakibatkan dinding rumah warga jebol. Ia menyebutkan ada empat rumah yang dinding jebol.

Satu rumah di Kampung Cikajang, sedangkan tiga rumah lainnya di Kampung Cipicung. Ia mengatakan, pemilik rumah tidak mengungsi. Mereka masih tetap tinggal di rumahnya.

"Mungkin untuk korban tinggal masih di rumah tersebut, karena jebol cuma yang satu dinding, ada yang dinding kamar ada yang dapurnya. Jadi untuk ruangan yang lainnya masih bisa ditinggalin, bersih-bersih material udah. Tidak ngungsi, masih di rumah tersebut," jelasnya.

"Sesuai hasil cek TKP, korbam satu, bapak Sade, Kampung Cikajang. Terus di Kampung Cipicung bapak Sukandar jebol dinding rumah sama, ada juga Ahmad Paruk dan bapak Roni. Jadi, di Kampung Cikajang satu korban di Cipicung 3 korban. Sudah kami tindaklanjuti ke pihak Kecamatan," terangnya.

Sedangkan bencana banjir, kata Usep, terjadi di Kampung Cihanjawar yang mengakibatkan tiga rumah terendam dengan ketinggian sekitar 80 senti meter.

"Dan untuk yang kebanjiran rumahnya di Cihanjawar ada sekitar 5 rumah. Ketinggian air yang masuk rumah sekitar 80 senti meter. Tapi sekarang sudah kembali kondusif tinggal bersih-bersih ruangan saja," katanya.



Ia menyebutkan, banjir terjadi karena sungai Cikidang meluap setelah diguyur hujan deras. Dengan adanya kejadian tersebut, ia mengimbau agar warga tidak membuang sampah ke sungai.

"Imbauan yang bisa disampaikan kepada masyarakat, satu terutama untuk yang ada di sekitar sungai jangan buang sampah sembarangan. Kedua sungai dipersempit, ada garapan-garapan sawah, jadi sempit. Terus rumah yang dekat pohon-pohon besar ditebang karena takut roboh seperti puting beliung kemarin. Terus membersihkan saluran drainase agar tidak tersumbat," ujarnya.

"Alhamdulillah korban jiwa tidak ada, hanya korban material aja dinding jebol itu saja. Kalau sungai dari Desa Pangkalannya berarti dari Kampung Pasir Rarangan. Jadi itu sungai Cikidang. Kami juga masih menunggu informasi dari tiap kampung, apabila ada warganya yang terkena musibah untuk segera dilaporkan, terutama kepada pak RW," pungkasnya.(*)

Penulis: M Rizal Jalaludin
Video Editor: Edwin Tk

Penulis: M RIZAL JALALUDIN
Editor: Teguh Kurnia
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved