Breaking News:

Kerabat Luhut Dicoret dari Gerindra, Dua Hari Setelah Ungkap Tak Dukung Bobby-Aulia di Pilkada Medan

Kerabat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Suryani Paskah Naiborhu, dinyatakan sudah tak lagi jadi kader Partai Gerindra

KOMPAS.COM/MEI LEANDHA ROSYANTI
Suryani Paskah Naiborhu menunjukkan hasil survei yang dilakukan Lembaga Pengembangan dan Pengkajian FISIP USU bahwa dirinya unggul dari kandidat lain untuk porsi wakil wali kota, Sabtu (8/8/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, MEDAN - Kerabat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Suryani Paskah Naiborhu, dinyatakan sudah tidak lagi menjadi kader Partai Gerindra, karena KTA-nya sudah dicabut atau dicoret.

Kabar soal pecoretan itu dilansir dari Kompas.com mencuat dua hari setelah mengumumkan dirinya mendukung pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota Medan nomor urut satu Akhyar Nasution-Salman Alfarisi (Aman).

 Partai Gerindra Kota Medan menilai sikap itu melawan keputusan partai yang mengusung paslon nomor urut dua Bobby-Aulia.

Baca juga: Kerabat Luhut Protes, Usai Dengar Kabar Gagal Dampingi Bobby Nasution di Pilkada Kota Medan

Baca juga: Namanya Disebut Pengacara FPI, Gibran: Kalau Ada Salah, Monggo Langsung Ditegur, Saya Siap Dihukum

Aulia adalah kader partai yang sebelumnya menjabat ketua Komisi 2 DPRD Medan.

"Beliau (Suryani) bukan kader struktur partai, hanya simpatisan yang diberi kartu anggota. Terkait penyataan beliau, Partai Gerindra sudah mengambil sikap tegas," kata Ketua DPC Partai Gerindra Medan Ihwan Ritonga kepada wartawan, Kamis (19/11/2020).

Wakil Ketua DPRD Medan ini mengatakan, patron Partai Gerindra adalah tegak lurus terhadap keputusan partai dan menjadi ikrar kader untuk tunduk dan patuh pada ideologi partai.

Suryani memiliki kartu tanda anggota (KTA) karena sempat menyalonkan diri sebagai wakil wali kota Medan, mendampingi Bobby Nasution.

Di detik-detik terakhir, partai milik Prabowo ini malah menunjuk Aulia Rachman sebagai wakil Bobby.

"Kita sudah membatalkan KTA yang dipegang Suryani melalui registrasi keanggotaan di partai. Sudah dicabut dan dicoret, Suryani dilarang memakai nama dan simbol Partai Gerindra," kata Ihwan sambil menambahkan bahwa pihaknya sudah mengirim surat agar kartu dikembalikan.

Suryani kepada wartawan di posko pemenangan Aman mengatakan, pilihannya adalah hak pribadi sebagai warga negara Indonesia dan sebagai warga Kota Medan.

Sebelum menjatuhkan putusan kepada paslon Aman, Suryani mengikuti dan mencari tahu rekam jejak Akhyar selama menjadi wakil wali kota sampai menjabat pelaksana tugas wali kota.

 "Ini inisiatif saya sendiri. Saya Kristen, saya berdoa untuk calon pemimpin Kota Medan dan jawaban doa saya harus bertemu Pak Akhyar," kata kader Gerindra sejak 2019 ini.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Dukung Bobby di Pilkada Medan, Kerabat Luhut Dicoret dari Gerindra"

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved