Stok Darah PMI Kota Cirebon Menurun Sejak Pandemi Covid-19
Hidayat mengakui tidak jarang permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi karena stok darahnya kosong.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Stok darah PMI Kota Cirebon menurun sejak pandemi Covid-19 dimulai.
Kasie Donor Darah Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Cirebon, Hidayat, mengatakan, jajarannya tetap berusaha maksimal memenuhi permintaan darah dari masyarakat.
Namun, ia mengakui kerap mengalami kesulitan lantaran stok darahnya menipis atau bahkan habis.
"Memang sejak pandemi ini stok darah menurun, tapi kami tetap berupaya maksimal," ujar Hidayat kepada Tribuncirebon.com, Senin (16/11/2020).
Baca juga: Terpaksa Urus Sendiri untuk Perpanjang Kontrak, Kevin De Bruyne: Saya Bahagia di Manchester City
Ia mengatakan, setiap ada masyarakat yang membutuhkan darah tetap diupayakan untuk mendapatkannya.
Hidayat mengakui tidak jarang permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi karena stok darahnya kosong.
Karenanya, pihaknya mengajak masyarakat untuk mendonorkan darahnya di PMI Kota Cirebon.
"Kami mengajak masyarakat untuk saling peduli terhadap sesama melalui donor darah," kata Hidayat.
Ia menyampaikan, sangat menyambut gembira manakala ada kelompok masyarakat yang ingin menggelar donor darah.
Pasalnya, hal itu dapat membatu persediaan darah di PMI Kota Cirebon yang kian menipis.
Baca juga: Buntut Kerumunan Orang di Petamburan dan Megamendung, Dua Kapolda Dicopot, Begini Kata Muradi
Bagi warga yang ingin mendonorkan darah ataupun menggelar kegiatan donor darah bisa datang langsung ke PMI Kota Cirebon di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon.
"Bisa langsung donor di kantor. Kalau ingin mengadakan donor darah bisa mengirim suratnya langsung ke kantor H-7 sebelum pelaksanaan," ujar Hidayat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kasie-donor-darah-utd-pmi-kota-cirebon-hidayat.jpg)