Cicipi Segarnya Garang Asem Khas Kota Kudus yang Amat Gurih Sedap di Mercusuar Cafe & Resto
Menyantap kelezatan garang asem ayam tidak mesti jauh-jauh ke Kudus, karena di Bandung sudah ada yang menyediakannya.
Penulis: Fasko dehotman | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kota Kudus terkenal sebagai kota penghasil rokok kretek dan gudang bibit pebulutangkis nasional yang handal.
Tapi belum banyak yang tahu, Kudus memiliki masakan khas bernama garang asem ayam!
Dilansir dari Tribunnews.com, garang asem ayam khas Kudus memang tidak lahir di kota santri ini.
Baca juga: Daniel Mananta Pamit, Host Legend Indonesian Idol Ini Digantikan Boy William, Tulis Pesan Perpisahan
Banyak yang mengatakan, masakan ini berasal dari Purwodadi, sebuah kabupaten di selatan Kudus.
Dinamakan garang asem ayam Kudus karena menghadirkan kelezatan berbeda dibanding bikinan kota lain.
Menyantap kelezatan garang asem ayam tidak mesti jauh-jauh ke Kudus, karena di Bandung sudah ada yang menyediakannya.
Satu di antaranya tersedia di Mercusuar Cafe & Resto
Lokasinya berada di Jalan Lembah Pakar Timur 2 No7, Ciburial, Bandung.
Baca juga: Angin Puting Beliung di Cikidang Kabupaten Sukabumi juga Rusak Kandang Ayam
Menu garang asem ayam di sana disajikan secara komplit.
Satu porsi garang asemnya terdiri dari irisan daging dada ayam, potongan bawang bombay, tomat hijau, paprika merah, dan paprika hijau.
Terdapat pula nasi putih, kerupuk emping, sambal hijau, dan perasan jeruk nipis, sebagai pelengkapnya.
Saat mencicipinya, mmmh... kuahnya begitu gurih berpadu cita rasa pedas dan aroma rempah yang kuat. Terdapat pula sedikit rasa asam dan manis.
Sekali seruput saja langsung bikin mata jadi melek.
Untuk irisan daging dada ayamnya sangat lembut ketika digigit.
Rasa daging tersebut juga gurih dan tidak terlalu alot.
Garang asem ayam ini paling pas disantap bersamanasi putih yang juga masih hangat dan pedasnya sambal.
Baca juga: Angin Puting Beliung di Cikidang Kabupaten Sukabumi juga Rusak Kandang Ayam
Dijamin keringat langsung bercucuran.
Supervisor Mercusuar Cafe & Resto, Teguh mulyadi, menuturkan, penyajian garang asem ayam di kafe tersebut diolah sama persis yang ada di daerah Kudus.
"Untuk kuahnya kami gunakan kuah kaldu ayam, serta beberapa campuran rempah. Agar ada rasa pedas kami turut menggunakan bahan cabe cengek domba dan cabe gendot," ujar Teguh kepada Tribun Jabar, ditemui di Mercusuar Cafe & Resto, belum lama ini.
Teguh menambahkan, menu gareng asem ayam ini menjadi menu andalan dan best seller di Mercusuar Cafe & Resto.
"Menu garang asem ayam ini telah kami hadirkan sejak Mercusuar Cafe & Resto grand opening pada Agustus 2020 lalu. Alhamdulilah respon pengujung sangat bagus dengan menu ini," kata Teguh.
Teguh mengaku, menu garang asem ayam ini rata-rata pengunjung yang memesan sebanyak kurang lebih 30 porsi dalam sehari. Bahkan saat akhir pekan, bisa lebih dari itu.
"Sajian garang asem ayam kami sangat cocok di lidah orang Bandung karena rasanya yang nikmat. Selain itu kuahnya cukup pedas. Sehingga, pengunjung yang mencicipinya tidak akan tersiksa dengan kepedasannya. Tidak heran apabila sajian tersebut menjadi menu andalan kami," tutur Teguh.
Satu porsi komplit garang asem ayam di Mercusuar Cafe & Resto hanya dihargai Rp 40.000 saja.
Jam operasional dibuka setiap hari pada pukul 09.00-20.00. Khusua khir pekan 08.00-21.00
Baca juga: Di Kota Sukabumi, 6 Pasien Positif Covid-19 Sembuh tapi Muncul 6 Pasien Baru, Seorang Meninggal
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sajian-garang-asem-ayam-khas-kudus-di-mercusuar-cafe-resto.jpg)