Klaster Keluarga di Bandung Masih Mendominasi, Wali Kota Bandung Ingatkan Hal ini
Kasus covid menimpa berbagai usia mengindikasikan terjadi penyebaran yang masuk ke tingkat rumah tangga
Penulis: Tiah SM | Editor: Siti Fatimah
TRIBUNJABAR. ID, BANDUNG- Kasus covid 19 di Kota Bandung selalu ada tapi masih terkendali. Hasil pemantauan, Kota Bandung berada pada zona resiko sedang (oranye).
Nilai Rt (reproduction rate) bergerak cukup dimanis berfluktuasi 12 November hasil perhitungan Dinkes Rt Kota Bandung sebesar 0.86.
Baca juga: RATUSAN Pegawai Terpapar Covid-19 dari Klaster Industri Purwakarta, 3 Perusahaan Ditutup Sementara
Data tersebut disampaikan Wali Kota Bandung Oded M Danial usai rapat terbatas di Balai Kota, Jumat (13/11).
Oded mengatakan, kasus covid 19 per 12 November 2020, untuk konfirmasi aktif ada 309.
"Alhamdulillah terkonfirmasi sembuh terus bertambah total 1.920 dari terkonfirmasi yang sejak awal pandemi sampai sekarang sudah 2.327, " ujar Oded.
Baca juga: Kabupaten Bandung Tingkatkan Kewaspadaan Supaya Tak Terjadi Kluster Baru Covid 19
Menurut Oded, orang meninggal disebabkan covid bertambah mencapai 98 orang, sebagian besar 63.39% terjadi karena memiliki penyakit penyerta (komordbid) dengan jenis komorbid tertinggi adalah diabetes mellitus dan penyakit jantung.
" Orang yang meninggal rata rata usia rentang 60-69 dan 50-59 tahun. Kasus konfirmasi aktif covid 19 di Kota Bandung ini terjadi pada rentang kelompok usia 20-25 tahun, namun kasus kematian terjadi pada rentang umur usia lanjut," ujar Oded.
Baca juga: Kabar Baik, Jumlah Pasien Sembuh di Daerah Ini Terus Meningkat, Ini Upaya yang dilakukan Pemkab
Menurut Oded, kasus covid menimpa berbagai usia mengindikasikan bahwa terjadi penyebaran yang masuk ke tingkat rumah tangga akibat salah satu anggotanya berkegiatan diluar.
Jadi klaster keluarga ini masih mendominasi.
"Mang Oded mengingatkan untuk terus menerus menjaga protokol kesehatan dimanapun berada, lakukan 3 M plus 1 T menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker dan tidak kerumunan," kata Oded.
Baca juga: Pasien Covid-19 Meninggal di Majalengka, Saat Pemakaman Ini yang dilakukan Warga
Sementara itu Oded menegaskan, untuk fasilitas kesehatan khususnya keterisian tempat tidur di rumah sakit masih tersedia 89 tempat tidur dari total fasilitas 704 tempat tidur.
"Ada peluang tambahan di RSKIA 36 tempat dan 60 tempat tidur di RS lainnya di Kota Bandung. Jadi total ada peluang untuk bisa menambah 96 TT ini akan diupayakan," ujar Oded.
Baca juga: Pasien Meninggal, Sudah Enam Bulan Alami Penyakit Umum Ini, Ternyata Positif Covid-19, Waspada
Sedangkan untuk yang OTG, disediakan isolasi di tiga Hotel dengan kapasitas tampung masing masing 40 kamar.
"Mang Oded berharap semoga tidak ada lagi yang mengisi tempat isolasi ini di Hotel maupun rumah sakit,' ujar Oded.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/wali-kota-bandung-oded-m-danial-tengah-saat-jumpa-pers-di-balai-kota-bandung-jumat-2662020.jpg)