Terungkap Ada Kejanggalan dari Video Syur 19 Detik Mirip Gisel, Pakar Sebut Soal Pesan Terselubung

Pakar mikro ekspresi ini sebut ada sesuatu yang janggal di video syur mirip Gisel. Dia juga menyinggung soal pesan terselubung.

Editor: Yongky Yulius
Kolase Tribun Jabar (Grid/Menda Clara dan Corry Wenas)
Pakar mikro ekspresi ini sebut ada sesuatu yang janggal di video syur mirip Gisel. Dia juga menyinggung soal pesan terselubung. 

TRIBUNJABAR.ID - Sampai hari ini, Kamis (12/11/2020), viralnya video syur yang memperlihatkan perempuan disebut-sebut mirip penyanyi Gisella Anastasia atau Gisel masih jadi perbincangan.

Beberapa hari yang lalu, di media sosial Twitter nama Gisel bahkan trending.

Gisel sendiri kaget dirinya jadi trending di Twitter karena video syur tersebut.

Ia juga membantah perempuan di video itu adalah dirinya.

Nunki Suwardi, pakar mikro ekspresi, lantas menyoroti gerak-gerik pemeran wanita di video syur mirip Gisel.

Ia melihat sesuatu yang aneh dari sikap si wanita pada video. Termasuk kejanggalan soal latar belakang sang pemeran wanita tersebut.

Nunki menganalisa gestur serta gerakan kedua pemeran dalam video. Baik si wanita yang mirip Gisel maupun sosok pria di dalamnya.

Ia merasa sangsi lantaran ada beberapa hal janggal yang terlihat di video tersebut.

Hal ini dibeberkan Nunki dalam tayangan di kanal YouTube KH INFOTAINMENT, Senin (9/11/2020), seperti dikutip TribunJatim.com dari Serambinews.com.

Menurut Nunki, wanita di video tersebut terlihat sengaja menunjukkan kemulusan tubuhnya.

Terlepas dari benar tidaknya keterlibatan Gisel, Nunki menyebut tindakan perekaman video serupa adalah hal biasa.

Baca juga: Ada Netizen Tulis Komentar Soal 19 Detik, Gading Marten Bereaksi Beri Komentar Begini, Bela Gisel?

Ia mengakui beberapa orang sengaja membuat video serupa sebagai kenang-kenangan dengan pasangan.

"Ada beberapa juga yang memang punya aktivitas ketika melakukan hubungan begitu baik dengan yang sah maupun yang enggak itu memang ada yang suka merekam aktivitas ini dengan alasan atau tujuan tertentu," ujar Nunki.

"Apakah ini sakit jiwa? Kita enggak bisa katakan itu, karena memang untuk mendefinisikan sakit jiwa atau tidak itu diperlukan analisis dari psikiatri."

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved