Breaking News:

Pemancing Sebut Ikan yang Didapat di Perairan Karangsong Indramayu Tak Enak Dimakan, Bau Solar

Pemancing mengaku ikan yang didapat dari perairan Karangsong selalu berbau solar dan tidak sedap saat dimakan.

Tribun Cirebon/ Handhika Rahman
Nelayan kecil di Karangsong Indramayu, Rabu (11/11/2020). Para nelayan terdampak pencemaran oli bekas 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Tercemarnya Perairan Karangsong Indramayu rupanya juga mendapat sorotan dari para pemancing.

Mereka mengaku ikan yang didapat dari perairan setempat selalu berbau solar dan tidak sedap saat dimakan.

"Kalau dapat ikan di Karangsong emang suka gak enak dimakan, bau solar itu sudah dari dulu," ujar salah seorang pemancing, Agus (40) kepada Tribuncirebon.com, Kamis (12/11/2020).

Baca juga: Merasa Ditelantarkan Ibu, Caswara Hidup Menggelandang, Tinggal di Saung di Tengah Rawa dan Semak

Mereka berharap adanya upaya dari pemerintah Kabupaten Indramayu soal limbah tersebut. 

Mengingat, tercemarnya perairan setempat juga mengancam ekosistem alam yang hidup bebas di sana.

Pada hari kemarin, bahkan ada burung kuntul yang menghitam saat mencari ikan di Perairan Karangsong Indramayu, burung itu menyelam tepat di ceceran limbah oli.

Menyikapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu, Edi Umaedi mengatakan, pihaknya akan mencoba berkoordinasi dahulu dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Baca juga: Banyak Pemain Persib di Timnas, Umuh Muchtar Sebut Peluang Menjadi Pemain inti Terbuka

Edi Umaedi juga enggan menduga-duga soal perairan setempat bisa tercemar limbah.

"Tapi waktu saya tanya ke teman-teman nelayan, waktu Oktober memang seperti itu tapi sekarang sudah tidak ada," ujar dia.

Dalam hal ini, Diskanla Kabupaten Indramayu mengaku selalu mengimbau agar para nelayan menjaga lingkungan, aturan tersebut pun tertuang dalam regulasi yang dibuat pemerintah.

Sebagai penunjang, Diskanla Kabupaten Indramayu juga menyediakan fasilitas pembuangan limbah yang bisa digunakan oleh para nelayan.

Ia berharap, imbauan tersebut bisa menjadi komitmen bersama agar lingkungan perairan di Kabupaten Indramayu bisa tetap terjaga kelestariannya.

"Kalau tercemar tidaknya LH yang lebih berhak, tapi kami juga selaku perikanan selalu mengajak teman-teman yang bekerja di laut untuk menjaga lingkungan, mudah-mudahan teman-teman komitmen untuk tidak membuang limbah," ucapnya.q

Baca juga: Banyak Pemain Persib di Timnas, Umuh Muchtar Sebut Peluang Menjadi Pemain inti Terbuka

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved