Sabtu, 2 Mei 2026

3 Bocah yang Dipaksa Minum Miras Itu Digebuki Jika Menolak Perintah Mencuri oleh Preman Bertato

Mereka mengaku pernah dipukuli di ruang gelap ketika tidak menurut dengan remaja yang membawa mereka ke kawasan Tambora.

Tayang:
Editor: Ravianto
Warta Kota/Desy Selviany
Tiga anak yang ditemukan terlantar di Tambora, Jakarta Barat sudah dibawa di shelter GOR Cengkareng, Rabu (11/11/2020) 

"Kami masih memeriksa orang tua dari RM dan N. Kalau layak maka akan kami kembalikan tapi kalau tidak maka akan kami berikan ke pihak panti," jelas Amel.

Sementara itu untuk RR besar kemungkinan akan ditaruh di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 Kedoya karena sudah yatim piatu.

"Malam ini rencana kami akan assesment ke pihak orang tua karena sudah mendapat alamat pasti. Namun kalau sampai saat ini belum ada orang tua yang mencari mereka," ungkapnya.

tribunnews
Tiga anak yang ditemukan terlantar di Tambora, Jakarta Barat sudah dibawa di shelter GOR Cengkareng, Rabu (11/11/2020) (Warta Kota/Desy Selviany)

Terkait tindak kekerasan seperti yang diceritakan anak-anak itu, Amel mengaku masih mendapatkan informasi sementara dari ketiga anak itu. 

"Menurut pengakuan anak-anak seperti itu. Tapi kami belum memeriksa kebenarannya," jelas Amel. 

Sementara saat ini pihak P3S tidak menemukan luka bekas tindak kekerasan terhadap tiga anak itu. 

Satu anak berinisial N (5) hanya memiliki luka seperti penyakit kulit di bagian kakinya.

Diberitakan sebelumnya Tiga bocah ditemukan tengah menangis oleh petugas PPSU di bawah Jembatan Pasar Pagi Asemka, Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat. Ketiga bocah itu mengaku dipaksa ngelem aibon dan mencuri oleh seorang remaja.

Penemuan tiga bocah malang itu dilaporkan kepada Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Sudin Sosial Jakarta Barat Senin (9/11/2020) malam.

Koordinator Petugas P3S Sudis Sosial Jakarta Barat Amirullah mengatakan ketiga bocah itu ditinggalkan oleh remaja di kawasan Pasar Pagi Asemka.

"Mereka ditelantarakan lantaran menolak saat disuruh minum-minuman keras dan ngelem aibon. Mereka juga mengaku sempat disuruh untuk mencuri dan mengemis," ujar Amirullah dihubungi Rabu (11/11/2020).

Atas penemuan tersebut, ketiga bocah itu dibawa ke Kantor Kelurahan Roa Malaka. Kemudian pihak kelurahan melaporkan hal itu ke pihak P3S.

Ketiga bocah malang itu segera dibawa ke GOR Cengkareng untuk ditindak lebih lanjut.

Selama tiga hari ketiga bocah itu dirawat sementara oleh P3S.

tribunnews
Petugas P3S Tambora, Jakarta Barat mengevakuasi bocah yang dieksploitasi di Tambora, Jakarta Barat, Rabu (11/11/2020) (Sudin Sosial Jakarta Barat)

Sampai akhirnya pada Rabu pagi tadi, ketiganya mengaku berasal dari Kemayoran, Jakarta Pusat.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved