3 Bocah Ini Ditemukan Menangis di Bawah Jembatan, Ternyata Dipaksa Minum Miras & Mencuri oleh Preman
Tiga bocah ditemukan sedang menangis di bawah jembatan Asemka di Jakarta. Mereka ternyata menangis setelah dipaksa minum miras atau minuman keras.
TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Pekerja Sosial Anak dari Kementerian Sosial RI Nurmansyah memastikan akan menindak lanjut penemuan anak jalanan yang mendapat penyiksaan dari preman.
Hal itu diungkapkan Nurmansyah usai mengetahui ada eksploitasi anak di Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat.
"Pertama kami akan assessment kebutuhan anak itu apa. Hal itu untuk melihat traumanya sehingga ada takaran dalam penindakan," ujar Nurmansyah dihubungi Rabu (11/11/2020).
Misalnya saja dengan memindahkan ke rumah aman.
Baca juga: Subsidi Gaji Rp 600 Ribu Gelombang II Akan Dicairkan Dalam Satu Minggu Saja
Baca juga: Jumlah Penerima Subsidi Upah Gelombang II Berkurang, Ini Penyebab dan Penjelasannya
Baca juga: Subsidi Gaji Rp 600 Ribu Gelombang II Sudah Dicairkan Hari Ini tapi TIDAK SERENTAK, Tetap Divalidasi
Di rumah aman, ketiga anak itu akan diberi dukungan psikologi, psikososial, kebutuhan sandang, dan pangan.
Pihaknya juga akan menggali trauma anak yang mengalami kekerasan.
Bila ditemukan indikasi kekerasan, maka anak akan menjalani visum dan serangkaian pemeriksaan untuk membuktikan tindak kekerasan tersebut.
Nantinya pihak Kemensos akan mencari wali atas ketiga anak tersebut. Wali itu nantinya akan melaporkan tindak kekerasan kepada pihak berwajib.
"Kalau walinya tidak ditemukan bisa pihak suku dinas sosial yang melaporkan tindak kekerasan tersebut dengan bukti kuat. Kalau bukti kuat kita bisa melaporkan," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya tiga bocah ditemukan tengah menangis oleh petugas PPSU di bawah Jembatan Pasar Pagi Asemka, Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat.
Ketiga bocah itu mengaku dipaksa ngelem aibon dan mencuri oleh seorang remaja.
Penemuan tiga bocah malang itu dilaporkan kepada Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Sudin Sosial Jakarta Barat Senin (9/11/2020) malam.
Koordinator Petugas P3S Sudis Sosial Jakarta Barat Amirullah mengatakan ketiga bocah itu ditinggalkan oleh remaja di kawasan Pasar Pagi Asemka.
"Mereka ditelantarakan lantaran menolak saat disuruh minum-minuman keras dan ngelem aibon. Mereka juga mengaku sempat disuruh untuk mencuri dan mengemis," ujar Amirullah dihubungi Rabu (11/11/2020).
Atas penemuan tersebut, ketiga bocah itu dibawa ke Kantor Kelurahan Roa Malaka. Kemudian pihak kelurahan melaporkan hal itu ke pihak P3S.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/tiga-bocah-disuruh-minum-miras.jpg)