Senin, 27 April 2026

Dylan Sada, Foto Model Indonesia Meninggal Dunia Tadi Pagi

Warganet turut berduka atas kepergian sang model yang sempat melambung namanya karena kasus kekerasan.

Editor: Ravianto
Dylan Sada 

TRIBUNJABAR.ID, NEW YORK - Kabar duka datang dari dunia hiburan tanah air, model Dylan Sada dikabarkan meninggal dunia, Senin (9/11/2020).

Dylan Sada meninggal dunia pada pukul 07.00 waktu setempat.

Kabar meninggalnya Dylan ini diketahui melalui saudara Dylan, Dimas Radityo.

Baca juga: Dylan Sada, Model asal Indonesia yang Berkarier di AS Unggah Video Mengerikan Akibat Dianiaya

Baca juga: Deretan Pose Nyentrik Dylan Sada, Model Kelas Dunia yang Heboh Dianiaya Kekasihnya, Bikin Gereget!

Unggahan terakhir di laman Instagram milik Dylan pun banjir komentar.

Warganet turut berduka atas kepergian sang model yang sempat melambung namanya karena kasus kekerasan.

Berikut kabar yang dibagikan melalui Instagram Stories:

Innalillahi wa innalillahi rojiun, 

Telah meninggal dengan tenang,

ALDILA WULANDARI @dylan_sada

Senin, 9 November 2020

Jam 7 waktu setempat

Mohon dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya

atas segala khilaf dan kesalahan almh

dan mohon doa semoga almh wafat dalam keadaan husnul khotimah

Dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran.

Aamiin YRA

Yang berduka cita,

Kel Pranadjaja

Kabar meninggalnya Dylan ini pun sontak menghebohkan warganet, termasuk warganet di Twitter.

Mereka tampak terkejut sekaligus merasa kehilangan akan sosok Dylan.

Warganet menganggap selama ini Dylan adalah sosok yang menginspirasi.

Perempuan yang selalu ramah kepada siapa pun.

Dylan merupakan seorang model yang berkarier di Amerika Serikat.

Namanya sempat melambung saat ia secara blak-blakan menceritakan kisah kelamnya pada Maret 2018 silam.

Dylan mengaku ia pernah mengalami pelecehan seksual.

Ia bahkan terang-terangan mengaku jika dirinya sempat terjerumus dengan narkotika.

I have a confession to make, I have been keeping this a secret for as long as I can remember.

So much had happened that I think this is the right time to finally confess.

I was sexually abused by my biological father when I was young, it's hard to believe that I still remember it, clearly.

I knew it was wrong even then and there but I was young, I was afraid and ashamed to reach out to anyone, so I buried it.

Growing up with such memories were hard, especially being back home where such things were considered a taboo, that is also another reason why I left my country at a young age to forget about it in hopes I can move on.

I can't deny that it affected me greatly.

I turned to alcohol and drugs, anything that can make me feel something. I'm not proud of it but it is what it is.

I never understood why people look up to me, I feel like I'm fooling everyone.

I was a mess, just trying to achieve my dreams and forget about my pain.

It doesn't matter how fucked up I get or beautiful places I go, I hated that he is in my blood and he made me.

My pain caused more pain when I fell into severe depression, for the longest time I was stuck.

I couldn't create, I couldn't move forward, it feels like I'm stuck in limbo.

It affected my first marriage, I lost many good friends along the way because I hated myself so much I couldn't accept love and help.

I was destructive and I still am.

I went through five failed suicide attempts, I hung myself about a month ago, but two people saved me.

My boyfriend saved me, he has been there for me since I met him.

I was so close but I guess it just wasn't my time again.

I did that because I was tired, the idea of dying is such a release from living, coping with pain almost every day.

Suicide may sound selfish to you, but if you suffered it for so long it's a different story.

The only reason why I'm speaking up now is that I feel like I have to.

I'm Indonesian, I'm proud to be Indonesian but unfortunately, mental health is often shrugged back home and it is an issue that is not openly talked about.

I cannot stress enough how important this issue is, we need to be ok to talk about it, you should never be embarrassed if you are.

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Kabar Duka, Model Dylan Sada Meninggal Dunia, Ceritanya Sempat Viral karena Alami KDRT.

Kisah Sedih Sang Model, Korban Kekerasan Seksual Ayah

Model nyentrik Dylan Sada menjadi pusat perhatian netizen karena ksah sedihnya menjadi korban kekerasan.

Pemilik nama asli Aldila Wulandari ini menjadi korban kekerasan dan penganiayaan terhadap pasangannya.

Model yang berkarir di New York, Amerika Serikat ini terpaksa masuk rumah sakit akibat sejumlah luka yang diterima karena dianiaya.

Usai ramai soal kisah kekerasan yang dialaminya, Dylan kini membagikan cerita terbaru yang membuat netizen kembali terkejut.

Melalui akun Instagram-nya, Dylan membeberkan pengalaman buruknya saat masih kecil.

Dirinya pernah menjadi korban kekerasan seksual oleh ayah kandungnya sendiri.

Pengalaman pahit itu ia pendam karena tak berani cerita kepada siapapun.

Hal itu lah yang membuatnya frustasi dan memutuskan untuk segera meninggalkan Indonesia.

Berikut kutipan kisahnya :

Saya akan mengungkapkan sebuah pengakuan.

Saya telah merahasiakan ini selama saya masih mengingatnya.

menurut saya inilah saat yang tepat untuk akhirnya aku akui.

Saya pernah mengalami pelecehan secara seksual yang dilakukan oleh ayah kandung saya ketika saya masih sangat muda.

Sulit dipercaya bahwa saya masih mengingatnya dengan jelas.

Sebelumnya, saya mengubur cerita ini dari siapapun karena saya takut dan malu...

Saya tidak dapat menyangkal bahwa hal itu sangat mempengaruhi saya.

Saya beralih ke alkohol dan narkoba serta apapun yang bisa membuat saya merasa lebih baik.

Saya tidak bangga akan hal itu tapi memang itu yang terjadi.

Saya tidak pernah mengerti mengapa orang selalu memandang saya.

Saya juga merasa seperti sedang membodohi semua orang.

Hingga akhirnya aku berantakan namun itu aku lakukan hanya untuk meraih mimpiku dan melupakan rasa sakitku.

Aku juga benci karena darahnya mengalir dalam tubuhku

Ini mempengaruhi pernikahan pertamaku, aku kehilangan banyak teman baik sepanjang hidupku karena aku sangat membenci diriku sendiri shingga aku tidak menginginkan cinta dan bantuan.

Saya melewati lima usaha bunuh diri dan selalu gagal, saya pernah menggantung diri sekitar sebulan yang lalu, tapi dua orang menyelamatkan saya.

Pacarku menyelamatkanku, dia sudah ada untukku sejak aku bertemu dengannya.

Satu-satunya alasan mengapa saya berbicara sekarang adalah bahwa saya merasa harus melakukannya.

Saya orang Indonesia, saya bangga menjadi orang Indonesia tapi sayangnya, banyak pengalaman masa lalu yang mengganggu kesehatan mentalku.

Pertolongan ada di luar sana dan carilah secepat mungkin.

Aku tidak ingin kalian berakhir sepertiku, aku 33 tahun.

Aku membuang banyak waktu hanya karena malu mencari pertolongan.

Aku tidak akan pernah melupakan momen saat aku menelepon ibuku dan memberitahunya bahwa aku dilecehkan oleh ayahku sendiri, aku tidak akan lupa saat itu ia menangis, ini sangat menyakitkan tapi dia harus tahu.

Kami menjadi lebih dekat sekarang, aku berharap bisa memberi tahunya lebih cepat, tapi aku kira ini sudah takdir

Berbicaralah, carilah pertolongan.

Kalian tidak sendirian, kalian sangat dicintai, dan berhak untuk bahagia.

Hidup terlalu pendek untuk merasa tersiksa, aku sudah mengalaminya.

Aku hanya ingin minta maaf kepada semua orang yag pernah aku sakiti dan aku jauhi.

Aku masih dalam perjalanan untuk sembuh, ini membutuhkan waktu yang lama, tapi aku bahagia sudah memutuskan untuk melakukannya.

Aku merasa lebih bahagia daripada sebelumnya.

Terima lukamu, berdamailah dengan dirimu sendiri dan temukan kebahagiaanmu.

Pertolongan ada di sekelilingmu, cinta di mulai dari dalam," tulisnya..

Semoga kisah kelam Dylan Sada ini bisa menjadi pelajaran kaum wanita untuk berani berbicara bila mengalami pelecehan atau kekerasan seksual, dan segera meminta pertolongan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved