Ubahlaku
Ada Penambahan Kasus, Tekan Penyebaran Covid-19, Hotel di Daerah disemprot Disinfektan
Penyemprotan dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 yang semakin meningkat
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Siti Fatimah
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Sejumlah hotel, penginapan hingga home stay di sekitar tempat wisata pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat disemprot disinfektan, Senin (9/11/2020).
Penyemprotan dilakukan oleh Kelurahan Palabuhanratu, Koramil 2202 Palabuhanratu, aparat kepolisian dan Satpol PP.
Danramil 2202 Palabuhanratu Kapten Inf Budi HP mengatakan, penyemprotan dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 yang semakin meningkat.
Baca juga: Dua Pelajar Terinfeksi , Satu Orang Baru Usia 10 Tahun, Soal Penularan, Ini Kata Satgas Covid-19
Baca juga: Selesai Perkara, Malih Terima Maaf Ade Londok, Masalah Bercanda Berlebihan Tak Mau Dibahas Lagi
"Kita telah melaksanakan penyemprotan di hotel yang ada di wilayah Kelurahan Palabuhanratu, ada 8 hotel
Ini merupakan inisiatif dari keluarahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, ini untuk cegah Covid-19," ujarnya.
"Karena kita tahu akhir-akhir ini sebaran Covid-19 di Sukabumi ini cukup tinggi. Kita antisipasi wisatawan yang menginap di hotel ini untuk mencegah, menekan sebaran Covid-19 ini," katanya.
Baca juga: MENYEDIHKAN, PASAR BARU Bandung Sekarat, dari 5.200 Kios Tinggal Separo Buka, Itu Pun Sepi Pembeli
Baca juga: SURVEI TERBARU, Prabowo Paling Banyak Diinginkan Jadi Capres 2024, Ridwan Kamil Kelima Setelah UAS
Ia menyebutkan, penyemprotan dilakukan selama tiga hari, mulai dari Minggu (8/11) hingga Selasa (10/11/2020) besok.
Pihaknya juga memberikan imbauan kepada pemilik hotel, penginapan dan home stay agar mentaati protokol kesehatan.
Baca juga: Kasus Covid-19 di Daerah Ini Meningkat, Semua Kecamatan Ada Temuan Kasus, Ini yang dikhawatirkan
Baca juga: VIDEO-Pengeroyokan Terhadap Anggota TNI di Sumedang, Ditetapkan 4 Tersangka, Ini Kronologi Terbaru
"Besok juga kita lakukan lagi penyemprotan. Imbauan kami untuk pemilik hotel mari sama-sama untuk cegah secara bersama-sama, semua peduli agar dapat menekan penyebarannya. Kita jangan apatis, tentu semakin banyak penyebarannya maka semakin berkurang wisatawan datang kesini," pungkasnya.