Pilkada Kabupaten Sukabumi
Beda Dukungan Paslon di Pilkada, Warga Sukabumi Jadi Korban Penganiayaan
Kapolsek Ciracap AKP Solikhin membenarkan kasus penganiayaan yang dilaporan A Juanda alias Ade tersebut.
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - A Juanda alias Ade (52) warga Kampung Tajur RT 30 RW 08 Desa/Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat jadi korban penganiayaan.
Dia yang merupakan salah seorang pendukung pasangan calon di Pemilihan Bupati (Pilbup) dan Wakil Bupati Sukabumi nomor urut dua ini jadi korban penganiayaan di Kampung Loji, Desa Ciracap sekitar pukul 23.30 WIB, Rabu (4/11/2020).
Korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ciracap pada Kamis (5/11/2020) siang.
Baca juga: Umuh Muchtar Ungkap Rahasia Persib Bandung Masih Bisa Bertahan Meski Tak Ada Pemasukan Sponsor
Kuasa hukum korban, Iman Budi mengatakan, saat kejadian korban sedang minum kopi di sebuah warung di Kampung Loji.
"Kemudian lewat pelaku bernama Yudi Hermansyah dengan mengendarai sepeda motor dan mengatakan (DE No 1) lalu korban menjawab (No 2 Goblog)," kata Budi seperti tertuang dalam laporan polisi yang diadukan korban.
"Itu persis seperti yang ada di bukti lapor itu," ujarnya.
Setelah itu, lanjut dia, pelaku mendatangi korban dan terjadi percekcokan kecil hingga pelaku dan korban saling tarik menarik baju.
"Setelah itu pelaku memukul korban ke arah muka dan mengenai bibir sehingga mengakibatkan luka robek," jelasnya.
Dihubungi terpisah, Kapolsek Ciracap AKP Solikhin membenarkan kasus penganiayaan yang dilaporan A Juanda alias Ade tersebut.
Baca juga: Liga 1 2020 Ditunda jadi Tahun Depan, Umuh Muchtar Hormati Keputusan PSSI
"Ade sebagai pelapor, Yudi sebagai terlapor, berawal dari Ade ngatain Yudi bagong, sehingga Yudi emosi mukul Ade," katanya.
"Besok kami ke Polsek Ciracap lagi untuk proses BAP," timpal kuasa hukum korban
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/warga-sukabumi-saat-lapor-polisi-karena-jadi-korban-penganiyaan.jpg)