Minggu, 10 Mei 2026

Pilkada Kabupaten Sukabumi 2020, Abu Bakar Sidik Cuma Diberi Waktu 2 Hari Putuskan Jadi Calon Bupati

Calon Bupati Sukabumi nomor urut 3, Abu Bakar Sidik alias kang Bakang optimis menang Pilkada Kabupaten Sukabumi 2020

Tayang:
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Ichsan
tribunjabar/m rizal jalaludin
Pilkada Kabupaten Sukabumi 2020, Abu Bakar Sidik Cuma Diberi Waktu 2 Hari Putuskan Jadi Calon Bupati 

Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi, M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Calon Bupati Sukabumi nomor urut 3, Abu Bakar Sidik alias kang Bakang optimistis menang dalam Pilkada Kabupaten Sukabumi 2020.

Kepada Tribunjabar.id, Abu Bakar Sidik mengatakan, ia tidak terimpikan akan jadi calon Bupati untuk maju di Pilbup Sukabumi. Keluarganya pun sempat kaget karena ia akan maju Pilkada.

"Saya memang di pencalonan ini, bahasa pesantren La Yahtalim, tidak terimpi-impi. Ketika ada pencalonan ini keluarga hanya menggeser saja dari informal ke formal. Mereka juga kaget," ujar Abu Bakar Sidik kepada Tribunjabar.id di rumahnya, Tipar, Kecamatan Cisaat, Kamis (5/11/2020).

"Kalau istri saya enggak (kaget, red). Kalau anak saya, kalau gitu pak gak istirahat, yang dibayangkan capenya. Kemudian yang mendampingi saya (daftar Pilbup, red) itu yang tadi ngeluh itu," katanya.

Abu bakar menegaskan, ia mencalonkan bukan karena ingin jadi Bupati, melainkan harus jadi Bupati. Diketahui, ia merupakan ASN di Kementerian Agama dari tahun 2005 hingga pertengahan 2020 kemarin.

"Bukan karena saya ingin jadi Bupati, tapi saya harus jadi Bupati, itu kan ada pesan-pesan. Aktivis itu ada pesan-pesan masyarakat, bukan mementingkan diri sendiri. Saya jadi ASN di Kementerian Agama sejak 2005, di birokrasi itu 2005 kemarin sampai 2020. Dari sisi keilmuan karena di Pesantren sudah dibekali dari sisi pendidikan kepemimpinan," terangnya.

Pilkada Kabupaten Sukabumi 2020, Begini Abu Bakar Sidik dan Sirojudin Maknai Nomor Urut Tiga
Pilkada Kabupaten Sukabumi 2020, Begini Abu Bakar Sidik dan Sirojudin Maknai Nomor Urut Tiga (tribunjabar/m rizal jalaludin)

Cerita Awal Pencalonan

Sebelum mendaftar, ia tidak punya niatan akan mencalonkan Bupati. Di masa injuri time jelang pendaftaran, tiba-tiba dia ditelepon oleh ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat H Syaiful Huda.

Setelah ditelepon ditawari menjadi calon Bupati, Abu Bakar sempat meminta renggang waktu satu minggu untuk istikharah.

Namun, ia hanya diberikan waktu selama dua hari untuk istikharah. Sampai akhirnya ia menyanggupi untuk maju sebagai calon Bupati.

"Telepon pertama dari DPW PKB, ini ada tawaran jadi Bupati, saya kan kaget. Beri saya waktu seminggu untuk istikharah, dia minta dua hari. Selama dua hari saya istikharah dan memutuskan ya maju jadi calon Bupati," ujarnya.

"Tidak lama langsung ketemu PDI-P disepakati berpasangan dengan pak Sirojudin, lalu ke DPP dan diumumkan oleh bu Puan," katanya.

Latar Belakang

Abu Bakar mengatakan ia merupakan lulusan Strata 3 (S3) di salah satu universitas di Bandung. Ia juga merupakan lulusan sarjana bahasa Arab di salah satu universitas Saudi Arabia.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved