Rabu, 8 April 2026

Libur Panjang, 240 Wisatawan di Pangandaran Di-Rapid Test Secara Acak, Hasilnya Seorang Reaktif

Untuk mengantisipasi penularan Covid-19 pada masa libur panjang cuti bersama, tak hanya operasi yustisi

Penulis: Andri M Dani | Editor: Ichsan
Istimewa/Dok. Humas Polres Ciamis
Operasi yustisi usai apel siaga pengamanan liburan panjang akhir pekan di Bunderan Tugu Ikan Marlin akses masuk Pantai Pangandaran, Kamis (29/10/2020) menjaring 176 orang pelanggar protokol kesehatan karena tidak pakai masker diberi sanksi di tempat. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS - Untuk mengantisipasi penularan Covid-19 pada masa libur panjang cuti bersama, tak hanya operasi yustisi dan razia masker yang gencar di Pangandaran, para wisatawan sebelum masuk  objek wisata pun di-rapid test di pos kesehatan di lima objek wisata unggulan di Pangandaran.

“Kemarin ada 240 orang wisatawan yang menjalani rapid test secara acak. Tapi untuk hari ini sampai sore, belum ada laporan. Rekapnya belum masuk,” ujar  Kadinkes Pangandaran drg H Yani Ahmad Marzuki M.Kes kepada Tribun Jumat (30/10).

Dari 240 orang wisatawan yang menjalani rapid test secara acak pada hari pertama libur panjang akhir pekan (long week end) Kamis (29/10), menurut drg Yani, ada seorang wisatawan yang hasilnya reaktif.

“Ada seorang wisatawan yang hasil rapid testnya, reaktif. Yang bersangkutan menjalani rapid test di pos Pantai Pangandaran,” katanya.

Baca juga: PT LMS Prediksi Arus Balik Libur Panjang Cuti Bersama di Tol Cipali Terjadi Hari Minggu

Wisatawan yang hasil rapid testnya reaktif tersebut berasal dari luar Pangandaran, dan Kamis (29/10)  langsung menjalani test swab (PCR) di Labkesda Pangandaran.

“Hari ini (Jumat , 30/10) hasil test swabnya negatif. Alhamdulillah,” ujar dr Yani.

Sementara total jumlah wisatawan yang menjalani rapid test secara, Jumat (30/10) belum direkap dan hasil rapid testnya juga belum diketahui.

Yang pasti menurut drg Yani selama liburan long week end, libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW, sejak Kamis (29/10) sampai Minggu (1/11). Dinkes Pangandaran menurunkan 30 petugas medis plus 2 orang dokter untuk melakukan rapid test terhadap wisatawan yang berlibur di lima objek wisata unggulan Pangandaran. Mereka dibagi atas lima tim.

Tiap objek wisata ada satu tim untuk melakukan rapid test secara acak terhadap pengunjung di pos rapid test/pos kesehatan.

Masing-masing di Pantai Karapyak, Pantai Pangandaran, Pantai Batu Hiu, Pantai Batu Karaas dan Green Canyon.  Selain tim kesehatan yang melakukan rapid test.

Baca juga: Tips dan Trik WhatsApp (WA): Cara Mengubah Foto Profil, Status, dan Nomor Telepon

Di tiap objek wisata juga ada personal gabungan yang melakukan pengamanan objek wisata selama long week end, masing-masing dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, BPBD, Dinas Pariwasata dan Kebudayaan Pangandaran berikut relawan.

Kegiatan rapid test bagi wisatawan tersebut menurut drg Yani merupakan kerjasama dengan Pemprov Jabar selama 4 hari libur panjang long week end. Dan untuk rapid test tersebut wisatawan tidak dipungut bayaran alias gratis.

Untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 menurut drg Yani, wisatawan diingatkan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

Selalu memakai masker, sering mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir dan selalu menjaga jarak serta hindari kerumunan.

Dan pengunjung Pantai Pangandaran, Jumat (30/10) jauh lebih banyak dibanding hari sebelumnya, hari pertama libur panjang akhir pekan Kamis (29/10) 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved