Sabtu, 18 April 2026

Yana Mulyana Ingatkan Bertapa Pentingnya Drainase Lancar Saat Kota Bandung Hadapi Musim Hujan

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memimpin kerja bakti akbar di Jalan Kebon Jayanti, Kecamatan Kiaracondong, Kamis ( 29/10/2020).

Penulis: Tiah SM | Editor: Giri
Tribun Jabar/ Cipta Permana
Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Didi Ruswandi dan intansi pemerintah terkait lainnya meninjau lokasi dampak banjir yang sempat melanda wilayah Kelurahan Sukamulya, Senin (26/10/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR. ID, BANDUNG - Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memimpin kerja bakti akbar di Jalan Kebon Jayanti, Kecamatan Kiaracondong, Kamis ( 29/10/2020).

Aksi beberesih sebagai langkah untuk menghadapi musim penghujan yang sudah mulai mengguyur Kota Bandung dan sekitarnya.

Menurut Yana, saat ini Kota Bandung harus waspada terhadap dampak dari fenomena La Nina yang dapat meningkatkan curah hujan.

Pemerintah Kota Bandung bersama warga harus memastikan saluran air berfungsi dengan lancar guna mengantipasi curah hujan yang lebih tinggi.

"Alhamdulillah hari ini warga mau bersama-sama membersihkan saluran dan lingkungan sekitarnya. Karena diprediksi ke depan dengan La Nina ini ada konsekuensi terhadap Kota Bandung," ujar Yana di sela-sela kegiatan.

Yana minta, selain waspada terhadap Covid-19, warga juga harus waspada terhadap kemungkinan bencana yang mudah-mudahan tidak terjadi.

Tetapi semuanya harus tetap harus antisipasi.

Baca juga: Khong Guan Tertimpa Musibah, Dituntut Warga Ganti Rugi, Hanya Mampu Penuhi Setengahnya

Selain aparat kewilayahan dan jajaran TNI/Polri, kerja bakti akbar juga diikuti oleh sejumlah organisasi kemasyarakatan, komunitas, serta sejumlah organisasi kepemudaan.

Target utama gerakan kali ini menyasar saluran air dan lingkungan sekitarnya yang tepat berdekatan dengan Pasar Kiaracondong.

Yana mengingatkan, partisipasi masyarakat untuk menjaga saluran air menjadi kunci penting saat menghadapi musim hujan.

Sebab sudah sering terjadi, kelalaian warga membuang sampah ke sungai menjadi penyebab banjir.

"Warga juga tahu di daerah Kebon Jeruk pernah banjir. Ternyata salurannya ada bedcover. Saya berharap banjir ini ditangani dengan partisipasi warga. Salah satunya tidak buang sampah sembarangan," ujar Yana.

Yana mengatakan, Pemkot Bandung masih terus berusaha menghadirkan sejumlah solusi alternatif untuk mengurangi banjir. Di antaranya dengan membuat kolam retensi.

Kolam Retensi sudah terbukti bisa menahan sementara debit air.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved