Breaking News:

Berencana Membeli Mobil Bekas? Ketahui Dulu Kisaran Biaya Perbaikan Setelah Membeli Mobil Bekas

Sebagus apapun mobil bekas pasti butuh masuk bengkel. Oleh karena itu, sebaiknya calon pembeli sediakan juga dana tambahan untuk perbaikan.

Kompas.com/Alsadad Rudi
Ilustrasi: Deretan mobil bekas yang dijual di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (13/2/2018). 

TRIBUNJABAR.ID - Salah satu yang membuat konsumen kepincut untuk membeli mobil bekas adalah harganya yang murah.

Namun tentu saja, bukan tidak mungkin mobil bekas yang sudah dibeli perlu diperbaiki lagi.

Meski masih terlihat mulus, usia pemakaian tetap mempengaruhi kondisi mobil.

Sebagus apapun mobil bekas pasti butuh masuk bengkel.

Oleh karena itu, sebaiknya calon pembeli sediakan juga dana tambahan untuk perbaikan atau rekondisi.

Apre dari bengkel AP Speed di Cipinang Jakarta Timur, mengatakan biaya perbaikan mobil bekas relatif, tergantung dari seberapa banyak yang harus diperbaiki atau diganti.

“Untuk mesin paling butuh tune up dan servis ringan itu sekitara Rp 1,5 juta. Tapi kalau banyak yang diperbaiki, sampai overhaul bila mencapai Rp 10 jutaan,” ujar Apre belum lama ini kepada Kompas.com.

Baca juga: Daftar Harga Mobil Bekas Isuzu Panther dari Tahun 1994 Sampai 2011, Ada yang Rp 30 Jutaan Saja

“Umumnya kalau enggak kenapa-kenapa, cuma tune up saja sudah enak lagi mobilnya,” lanjut Apre.

Biaya tersebut di luar penggantian pelumas atau cairan-cairan yang sudah habis masa pakai, seperti oli, air radiator, dan minyak rem.

Halaman
1234
Editor: Yongky Yulius
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved