Warga dan Pengunjung Sayangkan Kondisi Niagara Mini di Sumedang yang Tidak Terurus
Warga setempat dan pengunjung menyayangkan kondisi Curug Buud atau Air Terjun Niagara Mini
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Warga setempat dan pengunjung menyayangkan kondisi Curug Buud atau Air Terjun Niagara Mini di Dusun Cipucung, RT 4/2, Desa Sukatani, Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang karena kondisinya sangat memprihatinkan akibat tidak terurus.
Pantauan Tribun Jabar, Rabu (28/10/2020), kondisi curug tersebut saat ini sudah tidak seindah dulu karena aliran airnya tidak terlalu deras dan tebing di sekitarnya sudah banyak yang longsor akibat tanahnya labil, hingga mengurangi keindahannya.
Sementara untuk akses jalan, saat ini tidak ada jalur yang jelas, hingga pengunjung harus melewati perkebunan warga yang sudah dipenuhi tumbuhan liar dengan kondisi jalan yang terjal.
Warga setempat Yayat Juhayat (48) mengatakan, dulunya, Curug Bu'ud yang biasa disebut Niagara Mini ini dikelola oleh pemerintah desa dan karang taruna, namun setelah jarang dikunjungi warga, curug ini pun tidak terurus.
"Ya, sebetulnya sayang kondisinya jadi seperti ini. Tapi mau bagaimana lagi, karena disini tebingnya sudah ada yang longsor," ujarnya saat ditemui di Curug Bu'ud, Rabu (28/10/2020).
Baca juga: Momen Sumpah Pemuda, Sepadanit Inginkan Pemuda Menjadi Tulang Punggung Perubahan
Untuk itu, pihaknya berharap ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk melakukan penataan curug ini, karena ketika aliran airnya deras, curug ini mirip Air Terjun Niagara Mini.
"Kalau dulu memang terurus, akses jalannya jelas. Air di curug ini juga memanjang. Pengunjung juga hanya bayar parkir saja," kata Yayat.
Sementara pengunjung asal Bandung yang sedang berlibur di Sumedang, Husni Nursyaf (35) menyanyangkan tidak adanya petunjuk jalur dari jalan raya menuju pintu masuk curug tersebut.
"Harusnya, pas masuk jalan ini ada petunjuk biar pengunjung gak bingung masuk ke kawasan curug," ucapnya.
Selain itu, dia juga menyayangkan akses jalan dari pemukiman warga hingga kawasan curug yang juga tidak terurus, hingga pengunjung harus melewati tumbuhan liar di perkebunan.
"Akses jalan juga harusnya diperbaiki," ucap Husni.
Baca juga: Para Kepala Desa Berharap Maskara Pemberian Wagub Jabar Bisa Tingkatkan Aktivitas Perekonomian
Kepala Desa Sukatani, Atep Mulyana mengatakan, pihaknya sudah ada rencana untuk memperbaik jalan yang menuju kawasan curug tersebut, supaya kembali diminati banyak pengunjung.
"Mudah-mudahan nanti akses jalannya tidak terlalu jauh dan diupayakan bisa masuk kendaraan. Nanti masuknya dari eks kantor Koperasi Unit Desa (KUD) Bu'ud," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/curug-buud.jpg)