Selasa, 14 April 2026

Grafik Pasien Sembuh Akibat Covid-19 di Majalengka Tinggi, Total yang Positif 216 Orang

Jumlah pasien sembuh karena terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Majalengka kembali mengalami peningkatan.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Ichsan
Tribun Cirebon/Eki Yulianto
Juru Bicara Satgas Covid-19 Majalengka, Alimudin 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Jumlah pasien sembuh karena terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Majalengka kembali mengalami peningkatan.

Hingga Selasa (27/10/2020) kemarin, naik 7 orang. Sehingga, total sudah 165 orang sembuh dari virus Corona.

Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Majalengka, Alimudin mengatakan meningkatnya jumlah pasien sembuh maka secara otomatis berpengaruh terhadap jumlah penurunan pasien aktif.

Sehari sebelumnya, jumlah pasien aktif di Majalengka tercatat 45 pasien aktif menjadi 38 orang karena tujuh di antaranya sembuh.

Baca juga: Libur Panjang, Tempat Wisata Bougenville Siap Jamu Wisatawan, Mooi Lake House Jadi Primadona

”Sebenarnya dari jumlah keseluruhan sejak pandemi Covid-19 berlangsung yang sudah mencapai lebih dari 200 orang terkonfirmasi positif, namun tingkat kesembuhan di Majalengka cukup bagus. Karena rata-rata pasien terkonfirmasi itu kebanyakan statusnya OTG (orang tanpa gejala),” jelasnya, Rabu (28/10/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Majalengka ini menjelaskan, secara keseluruhan jumlah meninggal dunia total 32 orang. Itupun terbagi dalam beberapa kasus.

Dipastikan meninggal dunia, karena terkonfirmasi positif hanya 12 orang, suspect 3 orang dan probable 17 orang.

Sehingga, dari total terkonfirmasi positif berjumlah 216 orang itu, meninggal karena positif hanya 12 orang saja.

”Sampai hari ini kasus positif di Majalengka juga relatif landai. Hingga hari ini hanya ada kenaikan dua kasus saja,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Majalengka, Ahmad Siswanto menambahkan, pihaknya masih melakukan pendataan terkait jumlah sekolah yang menggelar tatap muka di masa pandemi Covid-19 ini.

Baca juga: Balasan Cinta Kepada Nabi Muhammad SAW, Kelak Melihat Wajah Rasulullah di Surga, Bacalah Sholawat!

Meski demikian, dia menyarankan kepada seluruh sekolah untuk tidak membuka KBM tatap muka jika ada kasus terkonfirmasi positif di wilayah atau desa.

Dari data Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 kabupaten Majalengka (Pikom) bahwa masih ada wilayah yang terdapat pasien aktif.

Di antaranya, ada 12 kecamatan, 14 kecamatan lainnya diperbolehkan menggelar KBM tatap muka.

Namun itu tetap harus menaati protokol kesehatan yakni menerapkan 3 M.

“Setiap sekolah juga harus mewajibkan peserta didiknya memakai masker, menjaga jarak dan lembaga pendidikan harus menyediakan tempat cuci tangan berikut sabun,” jelas Ahmad.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved