Breaking News:

Cuti Bersama dan Libur Panjang pada Masa Pandemi, Menteri Kesehatan Terbitkan Surat, Berikut Isinya

Surat itu menyikapi cuti bersama dan libur panjang pada 28 Oktober hingga 1 November 2020 dalam situasi pandemi

Penulis: Agung Yulianto Wibowo | Editor: Agung Yulianto Wibowo
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto memberikan keterangan kepada wartawan menjelang kedatangan WNI dari Natuna di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Sabtu (15/2/2020). 

TRIBUNJABAR.ID - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menerbitkan surat per tanggal 22 Oktober 2020 yang ditujukan bagi gubernur, bupati, dan wali kota di seluruh Indonesia.

Surat itu menyikapi cuti bersama dan libur panjang pada 28 Oktober hingga 1 November 2020 dalam situasi pandemi Covid-19.

Libur panjang ini dikhawatirkan adanya mobilitas yang tinggi antarsatu daerah ke daerah lainnya dan dapat meningkatkan penyebaran Covid-19.

Baca juga: Sarjana Kesehatan Masyarakat Diajak Bergabung Jadi Tim Relawan untuk Memutus Mata Rantai Covid-19

Dalam surat yang dikeluarkan itu, Menkes mengimbau agar pemda segera menyiapkan langkah antisipasi guna mencegah faktor risiko terjadinya penularan Covid-19 pada saat cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW.

Berdasarkan surat tersebut, ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus selama cuti bersama dan libur panjang berlangsung.

Menkes meminta agar daerah bersama komponen terkait lebih menggencarkan sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun.

Baca juga: Apakah Mandi Air Panas Bisa Mencegah Diri dari Covid-19? Berikut Penjelasan Singkatnya

Untuk mendukung sosialisasi berjalan optimal, pemda bekerja sama dengan stake holder terkait untuk mengintensifkan pembinaan dan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan terhadap masyarakat.

Menkes juga mendorong pemda agar momentum cuti bersama dan libur panjang ini dimanfaatkan untuk mengubah perilaku masyarakat ke arah yang lebih bersih dan sehat.

Untuk itu, diharapkan ketersediaan sarana dan prasarana cuci tangan pakai sabun (CTPS) lebih ditingkatkan jumlahnya, terutama di ruang-ruang publik yang menjadi tempat konsentrasi massa.

Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, daerah diimbau agar melakukan upaya pelacakan, pemeriksaan/tes laboratorium, dan penanganan Covid-19 lebih ditingkatkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved