Kamis, 30 April 2026

Meski Pangandaran Digoyang Gempa, Rapat Paripurna Hari Jadi Kabupaten Pangandaran Tetap Digelar

Rangkaian acara puncak peringatan Hari Jadi ke-8 Kabupaten Pangandaran, Minggu (25/10/2020) tetap berlangsun

Tayang:
Penulis: Andri M Dani | Editor: Ichsan
istimewa
Gempa Pangandaran, Dapur Mak Encar di Lakbok Ambruk, Anaknya Lari Keluar Rumah Tertimpa Genting 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Rangkaian acara puncak peringatan Hari Jadi ke-8 Kabupaten Pangandaran, Minggu (25/10/2020) tetap berlangsung, meski pada Minggu pagi Pangandaran diguncang gempa 5,9 M.

“Seluruh rangkaian acara puncak Hari Jadi Pangandaran yang dijadwalkan hari ini tetap berlangsung. Termasuk Rapat Paripurna Istimewa DPRD. Tetap jalan, tidak terpengaruh gempa tadi pagi,”ujar Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, H Asep Nurdin ketika dihubungi via telepon, Minggu (25/10).

Puncak peringatan Hari Jadi ke-8 Kabupaten Pangandaran, Minggu (25/10) tersebut menurut Asep, diawali dengan upacara bendera yang dijadwalkan akan berlangsung di  Alun-Alun Parigi pukul 08.00 Minggu (25/10) pagi.

“Karena hujan turun sejak dinihari, dan sampai pagi tidak kunjung reda. Upacara bendera terpaksa dialihkan ke Aula SMAN  Parigi. Dialihkan ke Aula SMAn Parigi karena hujan bukan karena gempa,” katanya.

Mungkin saat terjadi gempa, sudah ada peserta upacara yang terlanjur berada di lapangan Alun-Alun Parigi tetapi kemudian langsung mempersiapkan diri menuju Aula SMAN Parigi tempat upacara bendera yang dialihkan.

Baca juga: Ini yang Akan Dilakukan Para Bintang Sinetron Dari Jendela SMP Saat Libur Panjang Pekan Depan

Upacara bendera dalam rangka peringatan hari jadi ke-8 Kabupaten Pangandaran tersebut diikuti SKPD dan Muspida dengan Pjs Bupati  Dan Ramdhan sebagai inspektur upacara. Dan pimpinan DPRD Pangandaran hadir sebagai undangan.

Usai pelaksanaan upcara bendera, sekitar pukul 10.00 berlanjut dengan rapat paripurna istemewa DPRD Pangandaran di ruang rapat utama Gedung DPRD Pangandaran di Parigi.

Hadir pada kesempatan tersebut sebanyak 38 anggota DPRD Pangandaran (dua anggota dewan tidak hadir, seorang karena sakit dan seorang meninggal dunia), Pjs Bupati, Kapolres Ciamis AKBP Dony Eka Putra, Dandim 0613/Ciamis Letkol Czi  Dadan Ramdhani, Kajari Ciamis Hj Sri Respati SH Mhum, Ketua PN Ciamis Akbar Isnanto SH Mhum, Sekda Pangandaran, Drs H Kusdiana, Ketua KPU serta Ketua Bawaslu Pangandaran   dan beberapa pejabat lainnya.  

Yang menarik dua paslon peserta Pilkada Pangandaran  2020 hadir pada kesempatan tersebut. Yakni Paslon nomor urut 1 (Pasangan Juara) yakni H Jeje Wiradinata dan H Ujang Endin Indrawan. Sementara dari pasangan nomor urut 2 (Aman) yang hadir hanya calon Bupati-nya saja yakni H Adang Hadari.

Baca juga: Wanita Ternyata Lebih Rentan Terserang Penyakit Jantung, Ini 5 Alasannya

“Yang hadir dalam ruangan rapat parpurna hanya sekitar 60 orang kurang. Protokol kesehatan dilaksanakan secara ketat. Para pejabat SKPD mengikuti rapat paripurna secara virtual di kantor masing-masing. Pejabat yang mewakili Gubernur juga hadir secara virtual,” katanya.  

Rapat paripurna istimewa DPRD Pangandaran dalam rangka Hari Jadi ke-8 Pangandaran, Minggu (25/10) tersebut berlangsung sejak pukul 10.00 sampa pukul 13.00. “Selama rapat paripurna tadi di luar gedung dewan hujan gerimis terus mengguyur. Sampai sore ini masih gerimis,” ujar H Asep Nurdin.

Biasa-nya pada peringatan Hari Jadi Pangandaran tahun-tahun sebelumnya menurut H Asep Nurdin, usai rapat paripurna istimewa dilanjutkan dengan berziarah ke makam-makam tokoh Pangandaran.

“Tahun ini rapat paripurna Hari Jadi tidak dilanjutkan dengan ziarah makam. Bukan karena hujan, tetapi untuk menghindari terjadinya kerumunan. Sekarang kan masih pandemi Covid-19. Ziarah ke makam tokoh-tokoh Pangandaran diserahkan pelaksanaannya kepada camat masing-masing kecamatan. Itu pun harus mematuhi protokol kesehatan,” katanya

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved