Minggu, 3 Mei 2026

Gara-gara Hinaan Ade Londok, Anak Ganis Sampai Demam, Kang Emil Pernah Ingatkan Ade Bicara Sopan

Duta kuliner Jawa Barat, Ade Londok, kembali viral di media sosial Intagram setelah unggahan videonya dikecam banyak netizen. Ade hina pengendara.

Tayang:
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Kisdiantoro
Instagram/m.adelondok
Ade Londok kontroversi dan videonya viral. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Duta kuliner Jawa Barat, Ade Londok, kembali viral di media sosial Intagram setelah unggahan videonya dikecam banyak netizen.

Dalam akun Instagram-nya, @m.adelondok, Ade Londok mengunggah rekaman video dirinya saat berada dalam mobil.

Dalam unggahan itu, Ade Londok juga mengarahkan kameranya pada seorang pengendara sepeda motor yang perhatiannya karena membawa muatan berlebihan sambil memboncengkan seorang anak perempuan.

Saat itu pula kata-kata kasar keluar dari mulut Ade, karena menganggap pengendara motor itu telah membahayakan anak yang diboncengnya.

Dalam bahasa Sunda yang kasar, Ade mengatakan, bagaimana jika anak yang dibonceng bapak pengendara motor itu jatuh.

"Dasar Bapa gob*g! Eta kumaha lamun labuh, gobg! Dasar Bapa gob*g!" ceroscos Ade di mobil.

Baca juga: Abah Sarna Menikahi Noni yang Baru 17 Tahun, Sudah Cita-cita Abah, Noni Tegaskan Cinta dan Sayang

Si bapak pengendara sepeda motor terus melaju. Tak mendengar kata-kata kasar Ade.

Namun, si bapak yang dikata-katai Ade di mobilnya itu, secara tak langsung akhirnya mendengar karena belakangan, Ade ternyata mengunggah umpatannya itu diakun Instagramnya.

Video itu pun kemudian viral dan dibanjiri komentar dari netizen yang menilai Ade tidak pantas berkata kasar kepada pengendara sepeda motor yang ada dalam videonya itu.

Komentar semakin membanjiri Instagram Ade Londok, terlebih setelah si bapak yang menjadi sasaran umpatan Ade saat berada di mobil ikut berkomentar.

Ia mengaku bernama Ganis Hari (29), warga RT 01/05, Desa Citaman, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung.

Baca juga: Bak Kisah Cinta Anak Muda, Abah Sarna & Noni Sempat Putus-nyambung, Akhirnya Nikah karena Abah Rapuh

Ia juga mengatakan, anak perempuan yang diboncengnya saat itu adalah RD, anak angkatnya yang masih berusia delapan tahun.

"Orang tuanya masih ada. Ibunya jadi TKW di Arab, bapaknya kerja di Sulawesi," ujar Ganis, saat dihubungi Tribunjabar.id, Jumat (23/10).

RD, kata Ganis, merupakan anak bungsu dari empat bersaudara. Ketiga saudara yang laki-laki tinggal bersama neneknya di daerah Nagreg yang tak jauh dari tempat tinggal Ganis.

"Ketika RD usianya dua tahun, ibunya kerja ke luar negeri. Tapi sejak bayi dia sudah diasuh sama saya sampai sekolah sekarang, ibunya juga nitipin ke saya," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved