Ade Londok Berulah, Komentari Pemotor Secara Kasar, Padahal Sudah Diingatkan Ridwan Kamil Agar Sopan
Ade Londok, sosok yang sempat bikin video viral odading Mang Oleh di Bandung kini menuai kontroversi.
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Widia Lestari
TRIBUNJABAR.ID - Ade Londok, sosok yang sempat bikin video viral odading Mang Oleh di Bandung kini menuai kontroversi.
Video Ade Londok sedang mengomentari pemotor viral dan jadi perbincangan netizen.
Dalam video yang beredar, Ade Londok sedang berada dalam perjalanan di dalam mobil.
Tak jauh dari mobil tersebut, terlihat ada pemotor yang tengah membonceng anak kecil.
Anak kecil tersebut duduk mepet di belakang lantaran di depannya ada kardus.
Ade Londok kemudian mengomentari pemotor itu dan menyebut khawatir anak tersebut bisa jatuh.
Seperti di video-video lainnya, dalam video itu Ade juga berkata kasar dalam Bahasa Sunda.
Perlu diketahui, Ade Londok beberapa waktu lalu juga viral lantaran mengomentari odading Mang Oleh dengan tutur kata yang kasar.
Jadi, bisa dikatakan tutur kata kasar sudah menjadi ciri khas Ade Londok.
Namun, pada akhirnya, video Ade Londok mengomentari pemotor itu menuai hujatan netizen.
Ade disebut seenaknya mengomentari tanpa mengetahui kisah di balik pemotor tersebut.
Banyak juga yang menyayangkan Ade tetap menggunakan kata-kata yang kasar.
Padahal, sebelumnya Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pernah menitipkan pesan kepada Ade agar bisa lebih sopan lagi dalam berbahasa.
Baca juga: Gara-gara Hinaan Ade Londok, Anak Ganis Sampai Demam, Kang Emil Pernah Ingatkan Ade Bicara Sopan
Hal itu pernah disampaikan Kang Emil saat mengunjungi Odading Mang Oleh sekaligus bertemu Ade Londok, di Jalan Baranang Siang, Kota Bandung, Rabu (16/9/2020).
Kala itu, Ridwan Kamil mengatakan akan menggandeng Ade Londok untuk menjadi duta promosi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bidang kuliner di Jabar.
Menurutnya, Ade Londok berhasil mengangkat Odading Mang Oleh atau lengkapnya bernama "Odading Nusa Sari Pak Sholeh" di Jalan Baranang Siang, hingga penjualannya meningkat drastis
Kang Emil pun menilai bahwa cara promosi unik yang dilakukan Ade Londok berhasil mencuri perhatian warga sehingga lapak Odading Mang Oleh banyak diserbu warga.
Meski begitu, Kang Emil berpesan kepada Ade Londok agar di video berikutnya bisa lebih berhati-hati dalam pemilihan kata saat mempromosikan sebuah produk.
"Beliau bisa membuat satu produk menjadi terkenal salah satunya dengan skill bahasa, tapi saya titip ke depan bahasanya harus lebih sopan, ya," ujar Emil.
Kisah Pemotor yang Dikomentari Ade Londok
Belakangan diketahui, pria pemotor yang dikomentari Ade adalah Ganis Hari (29).
Sedangkan, bocah yang duduk di jok belakang adalah anak angkatnya RD (8).
Berdasarkan laporan wartawan TribunJabar.id, ternyata Ganis merupakan ayah angkat RD.
Orang tua RD sendiri masih lengkap.
"Ini (RD) anak angkat saya, orang tuanya masih ada ibunya jadi TKW di Arab, bapaknya kerja di Sulawesi," ujar Ganis, saat dihubungi Tribun, Jumat (23/10/2020).
RD merupakan anak bungsu dari empat bersaudara.
Ketiga saudara laki-lakinya tinggal bersama neneknya di daerah Nagreg yang tak jauh dari tempat tinggal Ganis.
"Ketika RD usianya dua tahun, ibunya kerja ke luar negeri, tapi sejak bayi dia sudah diasuh sama saya sampai sekolah sekarang, ibunya juga nitipin ke saya," katanya.
Setiap satu minggu dua kali, kata dia, RD selalu ikut bersamanya belanja kebutuhan warung menggunakan sepeda motor.
Baca juga: Begini Kisah Anak Kecil yang Dibonceng Dalam Video Ade Londok, Sejak Usia 2 Tahun Tak Bertemu Ibu
"Saya juga minta maaf, karena mungkin saya bawa anak kecil dan duduknya berbahaya, membawa barang banyak," katanya.
RD saat itu sedang dalam perjalanan pulang, setelah ikut belanja bersama Ganis Hari (29) yang belakangan diketahui sebagai ayah angkat RD.
"Pertama tahu (viral) ini anak sampai nangis, saya jadi ikut sedih juga," ujar Ganis, saat dihubungi Tribun, Jumat (23/10/2020).
Kini, kata Ganis, setelah diberikan penjelasan RD relatif lebih tenang dan sudah mau bermain lagi.
Padahal, sebelumnya RD sempat murung.
"Awalnya dia sedih sampai panas dingin, sama saya ditenangin. Kalau sekarang sudah tenang sedang main," ucapnya.
Dikatakan Ganis, dalam video yang diunggah Ade Londok itu sebenarnya RD sedang makan roti, sehingga kepalanya menunduk sehingga terlihat sedang mengantuk.
"Itu hari Sabtu, habis saya belanja dari Cinunuk, mau pulang ke Nagreg, saya juga tahu anak saya terlalu belakang (duduknya), jadi saya suruh pegangan ke jaket saya, satu tangannya lagi saat itu memegang roti," katanya.
Penjelasan soal videonya pun, kata Ganis, sudah disampaikan kepada Ade Londok melalui direct message (DM) ke akun Ade Londok.
Namun, hingga saat ini belum ada jawaban dari Duta Kuliner Jawa Barat tersebut.
"Tidak ada sama sekali konfirmasi, saya sudah komentar juga ke IG-nya cuma tidak ada balasan," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ade-londok-kontroversi.jpg)