Persib Bandung
Seharusnya Ferdinand Sinaga Gabung Persib Bandung Bulan Ini, Gagal Gara-gara Ini
Pelatih asal Belanda itu bersikukuh bahwa seharsunya, transfer window kedua dibuka pada Desember mendatang.
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Ravianto
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts ingin Persib Bandung menjadi kesebelasan yang konsisten dalam menegakkan aturan transfer window di Liga 1 2020.
Itu pula yang membuat Ferdinand Sinaga gagal kembali ke Persib Bandung, bulan ini.
Pelatih asal Belanda itu bersikukuh bahwa seharsunya, transfer window kedua dibuka pada Desember mendatang.
Baca juga: Kerabat Jokowi Ditemukan Tewas Mengenaskan, Gosong di Dalam Mobil yang Terbakar, Diduga Dibunuh
Baca juga: Awal Mula Penemuan Kerabat Jokowi Tewas Mengenaskan Gosong di Dalam Mobil yang Terbakar
Bukan 21 September-18 Oktober lalu yang sempat diprotes keras oleh Robert lantaran tidak sesuai dengan kesepakatan klub sebelum kembali memulai Liga 1 pascaditunda karena covid-19.
"Tidak, karena kembali pada aturannya, sudah sangat jelas dijelaskan bahwa di transfer window yang seharusnya dibuka Desember, hanya bisa mendatangkan pemain asing," ujar Robert setelah memimpin latihan di Bandung, Rabu (21/10/2020).
"Tidak ada pemain yang diizinkan pindah dari klub Liga 1 ke klub Liga 1 lainnya. Dari Liga 2 bisa pindah ke Liga 1 dan dari Liga 1 ke Liga 2 juga," katanya.
Dia menambahkan, mantan pemain PSM Makassar yang kini berseragam PSMS Medan, Ferdinand Sinaga sebenarnya hampir merapat ke Maung Bandung.
Hanya saja, Robert tidak memaksakan kehadiran Ferdinand karena adanya aturan yang melarang perpindahan pemain dari tim Liga 1 ke Liga 1.
"Ferdinand Sinaga dia ingin datang ke Bandung tapi tidak bisa karena itu dari Liga 1 ke Liga 1, jadi dia pergi ke Medan di Liga 2. Tetapi kami mengikuti aturannya," ujarnya.
Arsitek tim asal Belanda ini pun mempertanyakan beberapa klub yang mendatangkan pemain baru khususnya asing padahal bursa transfer sudah ditutup.
Padahal situasi dan kondisi keuangan klub saat ini sedang terjatuh karena ketiadaan kompetisi yang berimbas kepada pendapatan.
"Karena ada banyak pemain yang tidak mau tinggal di timnya saat ini karena pembayaran yang buruk. Klub tidak bisa memberi kepastian kepada pemain."
"Kami mendengar ada cerita pemain harus menjalani operasi tapi klub tidak bisa memberi jaminan. Tentu ini tidak bagus untuk sepakbola profesional di Indonesia," katanya.
Pelatih berusia 65 tahun ini meminta kepada otoritas sepak bola Tanah Air untuk memberikan kejelasan soal regulasi perpindahan pemain karena merasa ada kerancuan.
"Kami punya daftar panjang pemain yang mau datang bermain untuk Persib Bandung, salah satunya Ferdinand Sinaga yang selalu menjalin pembicaraan tapi itu tidak dibolehkan. Tapi hal lain kerap tiba-tiba dibolehkan. Tidak ada yang tahu mana yang boleh dan mana yang tidak," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ferdinand-sinaga_20180524_125639.jpg)