Selasa, 7 April 2026

Satu Tempat Tiga Orang Tersantuni, Saat Dedi Mulyadi Bertemu dengan Teman SMP-nya

Di satu pinggir jalan besar di Kabupaten Subang, Jawa Barat, anggota DPR RI Dedi Mulyadi bertemu

Penulis: Ichsan | Editor: Ichsan
istimewa
Dedi Mulyadi dan Mang Dastam, teman SMP 

TRIBUNJABAR.ID - Di satu pinggir jalan besar di Kabupaten Subang, Jawa Barat, anggota DPR RI Dedi Mulyadi bertemu dengan seorang pemuda penjual perlengkapan rumah tangga.

Mulai dari sapu hingga baskom lengkap dijajakan di sebuah gerobak yang ditarik memakai kedua tangannya.

Pemuda penjual perlengkapan rumah tangga itu bernama Abdul berusia 20 tahun asal Garut.

Dari perbincangan terungkap, Abdul sudah berjualan perlengkapan rumah sejak usia 14 tahun. Ini artinya ia sudah menarik gerobak itu selama 6 tahun.

Dedi pun membeli sejumlah barang jualan Abdul dan membagikannya kepada ibu-ibu yang ada di tempat itu.

Saat Dedi berbincang dengan Abdul, tanpa sengaja muncul seorang pria sambil memikul karung.

Dedi pun sempat termenung dan langsung memanggil pria itu. Pria itu ternyata Mang Dastam, teman SMP Dedi Mulyadi saat bersekolah di Subang.

Baca juga: Setelah Mencetak Gol Debut untuk Barcelona, Pedri Kok Malah Pulang Naik Taksi, Kenapa?

Dedi Mulyadi dan nenek itu
Dedi Mulyadi dan nenek itu (istimewa)

Tanpa canggung Dedi menyapa dan mengajak berbincang teman SMP-nya itu. Mang Dastam sendiri tampak malu-malu tapi Dedi menunjukkan tak ada jarak, apalagi dia teman SMP-nya.

"Jangan manggil-manggil bapak atuh, cukup Dedi gitu" kata Dedi kepada Mang Dastam.

Mang Dastam sehari-hari berprofesi sebagai kuli cangkul di sawah milik orang lain. Dia punya tiga anak dan satu cucu.

Dedi pun menyelipkan sejumlah uang untuk teman SMP-nya itu. "Lumayan tah keur budak, bikeun ka pamajikan nya (Lumayan buat anak, nanti berikan ke istri yah, red)," kata Dedi kepada Mang Dastam.

Saat itu di sisi lain muncul seorang nenek yang diberi sapu oleh Dedi Mulyadi.

Sang nenek bercerita bahwa rumahnya sudah bocor, tanpa berpikir panjang Dedi Mulyadi pun menyelipkan sejumlah uang untuk nenek tersebut.

"Ini buat biaya membetulkan rumah yang bocor," kata Dedi kepada nenek itu.

Sementara itu kepada Abdul di akhir pertemuan, Dedi juga membekali sejumlah uang utuk pemuda penjual perlengkapan rumah tangga itu.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved