Meniti Karier dari Usia 17 Tahun, Rey Mbayang Ternyata Pernah Jadi Duta Pariwisata Manado
Nama Rey Mbayang menyeruak saat dia menikaji Dinda Hauw. Apalagi, ada yang menyebut dia menjadi orang ketiga di antara Dinda dengan Rizky Billar.
TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Nama Rey Mbayang menyeruak saat dia menikaji Dinda Haw. Apalagi, ada yang menyebut dia menjadi orang ketiga di antara Dinda dengan Rizky Billar meski kemudian ada klarifikasi bahwa Dinda dan Rizky cuma bersahabat.
Sebelum terkenal sebagai penyanyi dan artis peran, Rey Mbayang mengawali kariernya sebagai Duta Pariwisata Manado, Sulawesi Utara.
Rey Mbayang mengatakan, dia menjadi Duta Pariwisata Manado saat usianya 17 tahun.
"Jadi karier aku dimulai dari Duta Pariwisata Manado ini," kata Rey Mbayang dalam program 'Bincang Musik' bersama Rossa seperti dikutip Wartakotalive.com, Rabu (21/10/2020).
"Dulu aku bukan tipe orang yang pengin tampil di umum. Cuma aku punya mimpi besar mempromosikan daerah kelahiran aku, makanya aku coba ikut duta wisata," ucapnya.
Dia tak menampik bahwa sulit lolos menjadi pemenang Duta Pariwisata Manado.
"Sebenarnya pesaingnya aku adalah orang yang lebih kompeten, segi umur matang, kuasain beberapa bahasa. Mungkin aku kepilih dari niat aku ya," ujarnya.
Tujuan pria kelahiran Manado,15 November 1998 itu mengikuti ajang duta pariwisata tersebut karena ingin menambah wawasan.
Dia juga ingin menambah pengalamannya di luar dari kemampuan yang dimilikinya.
"Karena aku benar-benar mau belajar dan sampai akhirnya kepilih jadi Duta Wisata Manado," ujarnya.
Rey Mbayang mengatakan, dia ingin menikmati masa muda dengan segala kegiatan positif.
Menurut dia, perilaku negatif hanya akan merusak diri dan terbawa sampai tua.
"Aku berusaha memanfaatkan masa muda dengan hal yang aku senangi. Sekarang ya hal positif, alhamdulillah," ujar Rey Mbayang.
Nikmati masa pengantin baru
Dalam kehidupan rumah tangga, Rey Mbayang dan Dinda Hauw tidak ngotot untuk segera memiliki buah hati. Mereka memasrahkannya kepada kehendak Illahi.
Menurut Rey Mbayang, dia dan sang istri hanya bisa berusaha, selebihnya diserahkan kepada keputusan Yang Kuasa.
Saat ini, dia dan sang istri juga belum mengikuti program kehamilan.
