Jumat, 24 April 2026

Melawan saat Diringkus, Polisi Terpaksa ''Lubangi'' Kaki Begal Spesialis SPBU dengan Timah Panas

Dalam melakukan aksinya para pelaku menggunakan kendaraan tenpa plat nomor dan menggunakan helm berikut masker

Tribun Jabar/ Lutfi AM
Dua begal spesialis SPBU berhasil diringkus jajaran Polresta Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Lutfi AM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Dua begal spesialis SPBU berhasil diringkus jajaran Polresta Bandung, keduanya dihadiahi timah panas karena melawan saat ditangkap.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan, mereka itu spesialis SPBU karena ada 6 TKP itu. Pelaku adalah IB alias Felix (26) dan AS (25).

"Karena mereka melawan (saat ditangkap), ya, kami tembak," ujar Hendra, di Mapolresta Bandung, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (21/10/2020).

Baca juga: Terpisah 20 Tahun, Kini Treni Akan Berada di Tasikmalaya Selama Seminggu, Reuni dengan Keluarganya

Hendra menjelaskan, kedua pelaku ini melakukan aksinya, saat SPBU sepi. Aksi pelaku terekam camera cctv, dan sempat viral di media sosial, saat pelaku melakukan aksinya Jumat (2/10/2020) pukul 04.00 di Baleendah.

"Pelaku ini diidentifikasi berdasarkan cctv ada dua orang, menggunakan golok ini, dan kendaraannya sudah kami amankan, ini memang pelakunya," kata Hendra.

Hendra memaparkan, kronologis kejadian tersebut, awalnya korban sedang bekerja di sebuah SPBU kemudian di datangi oleh 2 orang
laki laki dengan menggunakan kendaraan roda dua merk Honda Scoopy warna merah.

"Tujuannya, untuk mengisi bahan bakar, dengan rasa tidak ada curiga korbar pun langsung mengisi bahan bakar ke kendaraan pelaku," tuturnya.

Baca juga: Nita Thalia Tak Dikasih Biaya Makan, Suami Sebut Alasannya karena Durhaka

Setelah selesai mengisi bahan bakar, kata Hendra, salah seorang pelaku berinisial AS menghampiri korban.

"Secara paksa mengambil uang yang tersimpan didalam tas pinggang milik korban, serta melakukan ancaman dengan menggunakan senjata tajam berupa golok yang ditodongkan kepada korban," ujarnya.

Hendra memaparkan, dalam melakukan aksinya para pelaku menggunakan kendaraan tenpa plat
nomor dan menggunakan helm berikut masker.

"IB alias Felik berperannsebagai joki menggunakan sweater warna hijau, celana jeans warna abu,
dan helm warna hitam. Sedangkan untuk AS berparan sebagai eksekutor, menggunakan helm warna kuning dan menggunakan masker," katanya.

Baca juga: Sambut Sumpah Pemuda 28 Oktober, Ini Kumpulan Kutipan yang Cocok Dibagikan Saat Momen Sumpah Pemuda

Menurut Hendra, akibat kajadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 1.966.000.

"Dari keterangan pelaku telah melakukan curas di wilayah Kabupaten Bandung, Kota Bandung, dan Kota Cimahi," ucap dia.

Hendra menjelaskan, setelah melakukan pendalaman, mereka sudah melakukan aksinya di 9 TKP.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved