Breaking News:

Ngobrol Bisnis Manisnya Jadi Pengusaha Dimodalin, Acara Kadin Bandung yang Banyak Diminati

Masa pandemi covid-19 sudah memasuki bulan ke-8, Kadin tetap konsisten mencari solusi pemulihan ekonomi.

Kadin Bandung
Ketua Umum Kadin Jabar Cucu Sutara dan Ketua Kadin Bandung Iwa Gartiwa (ke dua dan ke satu dari kanan) bersama peserta pelatihan UMKM 

 BANDUNG, TRIBUN JABAR

Masa pandemi covid-19 sudah memasuki bulan ke-8, Kadin tetap konsisten bersama-sama dengan pemerintah daerah dan pihak swasta lain membuat langkah-langkah solutif agar UMKM bisa bertahan, tumbuh dan berkembang walaupun di masa sulit.

Dengan Gerakan Ekonomi Bandung Bangkit (GEBB) Kadin Kota Bandung menyelengggarakan kegiatan rutin Kamis Manis Ngobrol Bisnis yang kali ini mengambil tema " Manisnya Jadi Pengusaha Dimodalin". Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Kadin Kota Bandung, Ir. Iwa Gartiwa, MM. Kamis, 15 Oktober 2020 di Graha Kadin Bandung.

Pelatihan ini menghadirkan keynote speaker dari Kadin Indonesia, Levita Ginting Supit selaku Ketua Komite Tetap Bidang Waralaba, Lisensi dan Kamitraan dan Ketua Kadin Jawa Barat, Cucu Sutara, serta para narasumber Bhakti Desta Alamsyah dari Komite Tetap Bidang Waralaba Kadin Kota Bandung, Willy Agustian dari Blibli. com dan Ketua Bidang Pendidikan APJI Jawa Barat, Reni. Acara dihadiri juga oleh Ketua APJI Jawa Barat, Misye Sofyan.

Ketua Kadin Kota Bandung, Iwa Gartiwa menegaskan dalam sambutannya, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong agar kota bandung entrepreneurnya bisa lebih tinggi lagi bisa mencapai 14 persen, juga untuk memotivasi dan mendorong umkm agar bisa naik kelas.

Iwa juga menyampaikan bahwa acara semacam ini kedepannya akan diadakan juga tiap hari Senin di Kadin Kota Bandung, tujuannya untuk melayani semua urusan dan permasalahan UMKM.

Dengan adanya wadah semacam ini diharapkan umkm mempunyai komunitas, jejaring, berdiskusi dan sharing untuk mendapatkan solusi, dan juga mereka bisa saling mendorong, memasarkan dan membeli produk UMKM.

Sementara, Ketua Kadin Jawa Barat, Cucu Sutara sangat mengapresiasi acara/kegiatan yang dilakukan oleh Kadin Kota Bandung. Cucu juga mengharapkan kedepan UMKM tidak lagi bicara sebagai UMKM di Kota Bandung tapi sebagai pengusaha di kota bandung dan jawa barat. Kedepan harus bisa mengekspor, menjadi eksportir, dan untuk itu harus dilakukan dengan bersinergi, berkolaborasi, berjejaring, bertanya pada ahlinya.

Sesuai dengan peran fungsi serta tugas Kadin untuk menjembatani, memfasilitasi, konsultasi, advokasi bagi seluruh pengusaha di Jawa Barat, Kadin menjadi rumah bagi para pengusaha di Jawa Barat. Untuk itu, Kadin Jawa Barat akan membangun kafe investasi yang terletak di Lantai 1 Kantor Kadin Jawa Barat di Jalan Sukabumi Bandung.

Nantinya kafe ini dijadikan sebagai tempat para pengusaha di Jawa Barat untuk sharing dan berdiskusi. Jika pengusaha punya kesulitan bisa berbagi dengan yang lain, konsultasi dengan ahlinya dan bekerjasama dengan yang lain.

Sebagai keynote speaker, Levita Supit dari Kadin Indonesia memberikan motivasi kepada peserta pelatihan yang hadir. Dikatakannya, UMKM jangan hanya jadi jago kandang, jangan hanya jago di Bandung, tapi harus jago juga di Jakarta, dengan sukses di Jakarta, maka bisa sukses ke seluruh Indonesia, karena di Jakarta pengusaha dari semua kota ada di situ, setelah itu bisa sukses di manca negara dan internasional .

Bisnis akan berhasil apabila dimulai dari kecil, dari UMKM, setelah usaha maju harus ditingkatkan menjadi pengusaha waralaba. Sebagai pengusaha harus tambah terus ilmu, informasi utk kemajuan bisnis.

Penulis: Tatang Suherman
Editor: Tatang Suherman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved