Pernah Satu Sinetron, Rezky Aditya-Citra Kirana Datang ke Nikahan Nikita Willy, Beri Ucapan Manis
Tamu undangan di acara pernikahan Nikita Willy dan Indra Priawa dua di antaranya adalah Rezky Aditya dan Citra Kirana.
Penulis: Widia Lestari | Editor: Seli Andina Miranti
Ia merupakan putri dari pasangan Henry Willy dan Yora Febrine. Namun, ayahnya sudah meninggal beberapa waktu lalu.
Ia memiliki adik perempuan bernama Willona Willy.
Kini, ia akan melepas masa lajangnya pada 16 Oktober 2020. Tepat di hari Jumat, Nikita Willy melangsungkan pernikahan.
Ia dinikahi Indra Priawan, pengusaha yang juga anak dari keluarga konglomerat pemilik Blue Bird.
Latar Belakang Keluarga Indra Priawan
Pria tampan yang akan nikahi Nikita Willy adalah Indra Priawan Djokosoetono, berasal dari keluarga penguasa Blue Bird Group.
Di Indonesia, nama Blue Bird tak asing di mata publik. Itu adalah merek taksi terkenal yang beroperasi di setiap kota.
Rupanya, keluarga Indra Priawan Djokosoetono yang mencetuskan ide bisnisnya.
Mereka dikenal sebagai pendiri sekaligus pemilik perusahaan transportasi berupa taksi Blue Bird.
Dilihat dari laman resmi Blue Bird Group, pendiri perusahaan adalah garis keluarga Indra Priawan.
Perusahaan ini dibentuk Mutiara Fatimah Djokosoetono yang berkolaborasi dengan kedua anaknya untuk memulai bisnis transportasi.
Mereka adalah putra sulungnya, Chandra Suharto dan putra bungsunya, Purnomo Prawiro.
Chandra Suharto ini adalah ayah dari Indra Priawan, pujaan hati Nikita Willy.
Di tangan mereka, perusahaannya tak sekadar bergerak di transportasi, bisnis keluarga Djokosoetno ini berkembang ke ranah lain.
Ternyata gurita bisnis keluarga ini merambah ke logistik, industri properti, alat berat dan layanan konsultasi IT.
Kini, gurita bisnis Blue Bird Group ini meraksasa di industri tanah air dengan menjalankan sederet unit bisnis.
Misalnya di bisnis transportasi, selain taksi Blue Bird yang reguler dan eksekutif, ada juga layanan penyewaan mobil, limusin, serta bus. Kemudian, merambah juga ke mobil bekas.
Unit bisnis lainnya seperti properti berupa resort di Lombok. Lalu, di bisnis properti bergerak di bidang body manufacturing yang dijalankan melalui PT Restu Ibu Pusaka.
Selain itu, unit bisnis lainnya yaitu logistik yang mencakup angkutan truk, dan lain-lain.
Ada juga bisnis alat berat
yang memproduksi sejumlah mesin. Terkahir ada unit bisnis terkait konsultasi IT.