VIDEO Pertahankan World Rabies Day, Pemkab Indramayu Suntik Rabies Kepada 850 Hewan Peliharaan Warga
Sebanyak 850 vaksin rabies difasilitasi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Diskeswan) Kabupaten Indramayu.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: yudix
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sebanyak 850 vaksin rabies difasilitasi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Diskeswan) Kabupaten Indramayu.
Pertahankan World Rabies Day, Pemkab Indramayu Suntik Rabies Kepada 850 Hewan Peliharaan Warga
Tradisi Unik Warga Indramayu Di Rebo Wekasan, Buat Kue Apem untuk Menolak Bala dan Bersedekah
Harga Cabai di Kota Sukabumi Naik, Pembeli Masih Perorangan, Hotel dan Rumah Makan Belum Beli
Pemberian vaksi rabies ini dalam rangka memperingati world rabies day sekaligus Hari Jadi Indramayu Ke-493.
Kepala UPTD Puskeswan Indramayu, drh Arundhina Girishanta mengatakan, meski di Kabupaten Indramayu belum ditemukan adanya kasus rabies.
Namun, upaya ini penting dilakukan untuk menjaga agar Kabupaten Indramayu terbebas dari kasus tersebut.
"Hewan perantara rabies yang divaksin hari ini di antaranya ada anjing, kucing, kera, musang dan lain-lain. Tapi mayoritas adalah kucing," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (15/10/2020).
Drh Arundhina Girishanta menjelaskan, khusus di Kabupaten Indramayu, vaksinasi rabies dilakukan di sebanyak 7 titik.
Yaitu di UPTD Puskeswan Indramayu (15-21 Oktober), Kantor Kecamatan Karangampel (15 Oktober), Kantor Kecamatab Jatibarang (15 Oktober), Puskeswan Cikedung (15-16 Oktober), Kantor Kecamatan Bongas (15 Oktober), Kantor Kecamatan Patrol (15 Oktober), dan Puskeswan Gantar (15-16 Oktober).
"Vaksinasi ini dilaksanakan rutin setiap tahun, tujuannya agar rabies tidak datang ke indramayu, makanya oleh pemerintah di gratiskan agar masyarakat terhindar dan terbebas dari rabies," ujar dia.
Pantauan Tribuncirebon.com, ratusan hewan lucu peliharaan milik warga disuntik vaksin rabies. Di antaranya bahkan ada yang mengamuk karena setres.
Drh Arundhina Girishanta menyampaikan, alasan para hewan itu mengamuk dipengaruhi beberapa faktor.
Pemicu utamanya, mereka ketakutan karena bertemu dengan teman-teman sesama hewan yang lain.
"Yang galak itu karena setres, karena kepanasan, dan yang paling penting karena mereka biasa di rumah tapi pas di sini ketemu dengan temannya yang lain jadi mereka setres," ujarnya.
Di tempat yang sama, salah seorang warga, Diana mengatakan, sengaja ikut vaksinasi gratis agar kucing peliharaannya tetap sehat.
Di rumah, Diana memiliki sebanyak 4 ekor peliharaan kucing.
Ia juga mengaku takut jika hewan peliharaannya justru sakit dan menjadi hewan perantara rabies.
"Ini baru 7 bulan usianya, jadi baru pertama kali. Jenisnya kucing persia namanya Miko," ujar dia.
Penulis: Handhika Rahman
Video Editor: Wahyudi Utomo