Breaking News:

Gara-gara Sintia Bella, Pria Ini Dipukuli Preman, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

Saat menjemput Sintia Bella di rumahnya, korban dicegat preman yang berakhir dengan penganiayaan.

istimewa
Pelaku MNF als Balung (19) dan BS als Ibong (35) warga Desa Tulungagung, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu saat diamankan polisi, Senin (12/10/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Dua orang preman kampung diringkus jajaran Polres Indramayu melalui unit Reskrim Polsek Sukagumiwang.

Mereka adalah MNF alias Balung (19) dan BS alias Ibong (35) warga Desa Tulungagung, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Sukagumiwang, Kompol Lindon Affandi melalui Paur Subbag Humas Polres Indramayu, Iptu Iwa Mashadi membenarkan kejadian tersebut.

Iptu Iwa Mashadi mengatakan, penangkapan kedua preman kampung tersebut terjadi pada Senin (12/10/2020) sekitar pukul 14.00 WIB.

“Mereka diamankan lantaran melakukan tindak pidana secara bersama-sama dengan melakukan kekerasan terhadap orang dan atau penganiayaan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 KUHP dan atau 351 KUHP,” ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (15/10/2020).

Iptu Iwa Mashadi mengatakan, penganiayaan itu awalnya terjadi pada Jumat 22 Mei 2020 pukul 01.00 WIB di Blok Lomod, Desa Tulungagung, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu.

Kedua preman kampung tersebut bersama lima preman lainnya yang kini DPO menganiaya Wahyudin dan Dhimas Fajar Rhiyandy setelah sebelumnya mengajak korban untuk pesta miras.

“Adapun kronologis kejadian berawal ketika korban akan menjemput temannya saudari Sintia Bella, pada saat korban dan Sintia Bella akan menaiki sepeda motor tiba-tiba salah satu pelaku menarik baju Sintia Bella sambil berkata kasar dan menyuruh korban untuk ikut minum-minum keras jenis tuak,” ujarnya.

Setelah korban dan Sintia Bella berpesta miras dan hendak pulang, tiba-tiba saja korban dipukuli oleh pelaku.

Beruntung saat kejadian ada warga yang datang untuk melerai.

Korban yang tak terima lalu melaporkan kejadian itu kepada orangtuanya dan dilanjutkan ke pihak kepolisian.

Masih dijelaskan Iptu Iwa Mashadi, polisi segera melakukan penyelidikan dan didapat informasi bahwa pelaku sedang melakukan pungli di perlintasan kerta api di Jalan Raya Desa Jengkok, Kecamatan Kertasemaya.

Pelaku BS ditangkap di lokasi perlintasan kereta api, sedangkan pelaku MNF di lokasi areal pesawahan di Desa Jengkol, Kecamatan Kertasemaya.

"Adapun 5 Pelaku lainnya yang identitasnya sudah diketahui masih dalam proses pengejaran Unit Reskrim Polsek Sukagumiwang," ujar dia.

Baca juga: VIDEO Pertahankan World Rabies Day, Pemkab Indramayu Suntik Rabies Kepada 850 Hewan Peliharaan Warga

Baca juga: Kapolres Indramayu Berganti AKBP Suhermanto Dapat Jabatan Mentereng di Polda Metro, Ini Penggantinya

Penulis: Handhika Rahman
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved