Superball
Gelandang Barcelona Sergio Busquets: Apa yang Terjadi Musim Lalu Sudah Lewat
Serqio Busquets mengaku bisa berbicara sampai enam jam jika diminta menceritakan kebobrokan Barcelona musim lalu.
TRIBUNJABAR.ID - Serqio Busquets mengaku bisa berbicara sampai enam jam jika diminta menceritakan kebobrokan Barcelona musim lalu.
Barcelona musim lalu gagal total di semua kompetisi baik domestik maupun Eropa.
Di Liga Spanyol, Barcelona harus rela melihat rival abadinya, Real Madrid, mengangkat trofi juara.
Baca juga: Presiden LaLiga Sebut Lionel Messi akan Kesulitan jika Pergi dari Barcelona, Ini Alasannya
Kegagalan mempertahankan gelar Liga Spanyol melengkapi penderitaan Barcelona yang sudah terlebih dahulu tersingkir di Copa Del Rey dan Piala Super Spanyol.
Puncaknya, Barcelona gugur pada perempatfinal Liga Champions setelah dipermalukan Bayern Muenchen 2-8.
Mengakhiri musim tanpa satu pun gelar juara membuat Barcelona mengulangi sejarah kelam 12 tahun yang lalu.
Baca juga: Transfer ke Manchester United Gagal, Bocah Nakal Ini Bikin Barcelona Kesal
Mengingat kegagalan Barcelona musim lalu, Busquets tidak bisa berbicara banyak karena ada banyak faktor yang menjadi penyebabnya.
"Musim lalu bukanlah tahun terbaik Barcelona. Saya bisa saja bercerita lima sampai enam jam tentang kegagalan Barcelona musim lalu," kata Busquets dikutip dari situs Diaro Sport, Senin (12/10/2020).
"Musim lalu bukanlah tahun terbaik bagi kami baik secara tim maupun individu. Sepak bola adalah olahraga tim," tutur Busquets.
Baca juga: Bolivia Vs Argentina, Laga Sulit bagi Lionel Messi dkk Main di Atas Awan
"Apa yang terjadi musim lalu sudah lewat. Sekarang kami memiliki kesempatan untuk memulai lembaran baru," ucap Busquets.
Kegagalan musim lalu membuat Barcelona langsung melakukan perombakan besar-besaran.
Barcelona memecat Quique Setien dan menunjuk Ronald Koeman untuk mengisi pos pelatih utama.
Meski demikian, penunjukan Ronald Koeman tidak membuat gejolak di tubuh Barcelona berakhir.
Barcelona nyaris ditinggal Lionel Messi yang ingin hengkang dengan mengaktifkan klausul khusus dalam kontraknya.
Drama itu kemudian berakhir ketika Lionel Messi memutuskan tidak ingin menghadapi Barcelona di pengadilan untuk menyelesaikan sengketa kontrak.
Baca juga: Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Disporaparbud Purwakarta Sebut Wisata Masih Jalan di Tempat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sergio-busquets-barcelona.jpg)