Atasi Kantung Mata dengan Blepharoplasty
Apa pun penyebabnya, kantung mata akan mengganggu penampilan seseorang. Untuk itu, berikut penjasan seputar kantung mata oleh dr Arif Tri Prasetyo
Penulis: Siti Fatimah | Editor: bisnistribunjabar
Santosa Hospital Bandung Kopo Layani Penanganan Kantung Mata
TRIBUNJABAR.ID - KANTUNG mata biasanya muncul seiring bertambahnya usia. Namun ada juga yang masih tergolong usia produktif memiliki kantung mata.
Beberapa penyebab kantung mata kemudian muncul, seperti kurang tidur atau sering bergadang.
Apa pun penyebabnya, kantung mata akan mengganggu penampilan seseorang. Untuk itu, berikut penjasan seputar kantung mata oleh dr Arif Tri Prasetyo M. Ked. Klin. Sp. BP-RE dari Santosa Hospital Bandung Kopo.
Kantung mata merupakan kondisi bagian bawah mata membesar atau menebal yang terjadi akibat melemahnya jaringan sekitar mata, termasuk otot yang menjadi penopang kelopak mata, sehingga lemak area kelopak mata bawah menjadi lebih menonjol. Umumnya, kantung mata muncul disebabkan karena pola tidur yang tidak teratur atau kurang tidur
Apa penyebabnya kantung mata?
Banyak hal yang dapat menyebabkan timbulnya kantung mata, umumnya kantung mata terjadi akibat proses penuaan. Seiring dengan bertambahnya usia, otot dan struktur jaringan di sekitar mata melemah.
Kelemahan otot ini pada tahap awal akan tampak bentukan kantung mata yang semakin lama akan semakin membesar. Otot yang lemah ini membuat lemak yang berada dibelakang otot akan menonjol karena otot tidak mampu lagi menahannya.
Selain kantung mata, tanda penuaan area mata yang lain adalah kelemahan pada kelopak mata bawah dan munculnya kerutan, serta ditandai dengan adanya kantung mata.
Beberapa penyebab lain yang berhubungan dengan munculnya kantung mata adalah kebiasaan merokok, terlalu banyak mengonsumsi alkohol atau kopi, kebiasaan bergadang atau kurang tidur, dan dapat juga karena keturunan atau genetik.
Mata bengkak akibat alergi umumnya kantung mata yang terbentuk akan hilang dengan sendirinya setelah alergi teratasi.
Apakah kantung mata ada jenisnya?
Tidak ada jenis kantung mata secara khusus, kantung mata hanya dibedakan berdasarkan derajat keparahannya.
Pada fase awal pasien sering datang karena kantung mata yang membesar, pada pasien yang lebih tua akan sering didapatkan tear through deformity yang terjadi akibat kelemahan yang parah pada otot sekitar mata, deformitas ini terjadi akibat otot yang melemah tetapi masih ada ligament atau jaringan penyangga pada wajah sehingga lemak yang menonjol tidak jatuh kebawah tetapi menonjol kedepan.
Pada pemeriksaan awal, dokter akan melakukan pemeriksan untuk menilai apakah perlu dilakukan pengaitan otot atau pengurangan jaringan keras dari kelopak mata bawah.
Penilaian apakah kulit perlu dikurangi atau tidak dilakukan saat tindakan operasi kantung mata, sering pada pasien usia muda pengurangan kulit tidak dibutuhkan, tetapi pada pasien tua sebagian besar harus dilakukan pengurangan dari kulit kelopak mata bawah.
Apakah kantung mata berbahaya?
Kantung mata sendiri tidak berbahaya, tindakan operasi yang dilakukan hanya untuk mengurangi lemak atau mendistribusikan lemak pada kantung mata sesuai dengan kondisi dari pasien itu sendiri.
Tetapi proses penuaan pada area mata khususnya pada area mata bawah dapat memberikan efek yang cukup berbahaya jika terjadi kelemahan pada kelopak mata yang membuat area putih bola mata atau sklera menjadi nampak/ tidak tertutup saat memejam mata.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/santosa-hospital-bandung-kopo-layani-penanganan-kantung-mata.jpg)