Jumat, 12 Juni 2026

Ferdinan Hutahaean Mundur dari Demokrat

Berubah 180 Derajat, Sikap Ferdinand Kini Dukung Pemerintah, Dulu Pernah Tinggalkan Pidato Jokowi

Ferdinand Hutahaean mundur dari Partai Demokrat, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono yang telah membesarkan namanya.

Tayang:
Editor: Adi Sasono
KOLASE KOMPASTV
FERDINAND HUTAHAEAN DAN JOKO WIDODO - Ferdinand memutuskan mundur dari Partai Demokrat dan mendukung pemerintah. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Ferdinand Hutahaean mundur dari Partai Demokrat, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY yang telah membesarkan namanya.

Politikus kelahiran 1977 itu mengaku menghadapi perbedaan prinsip dan sikap politik dengan rekan-rekan di Partai Demokrat yang tidak bisa ditahannya lagi. 

Ferdinand pun menyatakan diri mendukung pemerintah pimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dalam isu terakhir, pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja berseberangan dengan Partai Demokrat.

Dipicu Beda Pendapat Soal UU Cipta Kerja , Ferdinand Mundur dari Demokrat, Pastikan Pindah Partai

Ferdinand Hutahaean Meradang Gara-gara Ani Yudhoyono Diejek, Sampai Bilang Berhenti Dukung Prabowo

"Hari ini saya umumkan resmi di akun medsos saya terutama di Twitter saya dan besok saya sampaikan surat resminya ke DPP Demokrat," ujar Ferdinand Hutahaean dalam Twitternya dan dikonfirmasi Tribunnews.com, Minggu (11/10/2020).

Ketua Biro Energi dan Sumber Daya Mineral DPP Partai Demokrat tersebut perbedaan cara pandang menjadi alasan utama dirinya mundur dari Demokrat yang dipimpin putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Perbedaan prinsip dan perbedaan cara pandang terkait isu-isu nasional antara saya dan pengurus lainnya adalah alasan utama," jelasnya.

Kemudian, perbedaan prinsip cara mengelola partai yang membuat Ferdinand Hutahaean merasa tidak nyaman lagi sehingga memutuskan untuk keluar.

Teranyar kata dia, terkait Rancangan Undang-Undang Cipta Tenaga Kerja.

"Terakhir kemarin cara pandang terhadap UU Cipta Kerja yang sangat mendasar bagi saya semakin menguatkan pilihan saya untuk mundur," katanya.

Mundur dari Demokrat dinilainya sebagai keputusan terbaik daripada menimbulkan konflik di internal partai.

"Lebih saya pergi dengan keyakinan prinsip politik saya bahwa kepentingan bangsa jauh di atas segalanya termasuk di atas kepentingan politik kelompok. Maka saya bersikap untuk pergi dan mundur," ujarnya.

Dalam tweetnya, Ferdinand Hurahaean berpandangan, "UU Ciptaker itu Rohnya Pancasila. Tujuannya mewujudkan cita-cita kemerdekaan yaitu masyarakat yang makmur, sentosa dan sejahtera serta berkeadilan sosial..!!"

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Ferdinand Hutahaean
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Ferdinand Hutahaean (Tribunnews/Danang Triatmojo)

Tak lupa Ferdinand Hutahaean menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus DPP Partai Demokrat. "Terutama kepada Pak SBY, guru politik saya. Kiranya ke depan Partai Demokrat bisa lebih baik," kata Ferdinand Hutahaean melalui KompasTV.

Menyikapi hal tersebut, DPP Partai Demokrat mempersilakan Ferdinand Hutahaean jika menginginkan mundur dari partai.

"Kami memberikan ruang kebebasan dan mempersilakan yang bersangkutan untuk mundur," Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat Ossy Dermawan saat dihubungi Tribunnews, Jakarta, Minggu (11/10/2020).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved