Selasa, 19 Mei 2026

Proyek Monumental di Subang, Majalengka, dan Sumedang: MAN IC dan Madrasah Istimewa

Madrasah merupakan lembaga pendidikan Islam yang menjadi harapan umat agar generasi muda memiliki keilmuan, keahlian dan keimanan

Tayang:
istimewa
Kunjungan Dirjen Pendis Kemenag RI Prof Dr Ali Ramdhan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mizan Jatiwangi, Majalengka, Kamis (8/l0/2020). Dia didampingi Kepala Kanwil Kemenag Jabar Dr Moch Adib, Kepala Kantor Kemenag Majalengka DR Yayat, dan Kabag Biro Pelayanan dan Pengembangan Sosial Dinsos Jabar Drs H Barnas Adjidin, MM, M. Pengelola Ponpes Al-Mizan, KH Maman Imanulhaq menyambut baik kunjungan tersebut. 

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Madrasah merupakan lembaga pendidikan Islam yang menjadi harapan umat agar generasi muda memiliki keilmuan, keahlian dan keimanan.

Sehingga mampu berperan dan bersaing dalam kehidupan global.

Hal itu dikatakan Dirjen Pendis Kemenag RI Prof Dr Ali Ramdhan saat berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mizan Jatiwangi, Majalengka, Kamis (8/l0/2020).

Arca Dogu, Bukti Jepang Menjajah Indonesia, Tersimpan di Museum Prabu Siliwangi Ponpes Al-Fath

“Di madrasah saya melihat wajah-wajah optimisme pemilik masa depan. Saya yakin alumni madrasah dan pesantren seperti Al-Mizan ini akan menjadi adalah penerus kepemimpinan bangsa di masa yg akan datang," ujarnya, dikutip dari rilis yang diterima Tribun Jabar, Jumat (9/10/2020).

Santriwati Pondok Pesantren Al-Mizan di Majalengka.
Santriwati Pondok Pesantren Al-Mizan di Majalengka. (istimewa)

Ali Ramdhan didampingi Kepala Kanwil Kemenag Jabar Dr Moch Adib, Kepala Kantor Kemenag Majalengka DR Yayat, dan Kabag Biro Pelayanan dan Pengembangan Sosial Dinsos Jabar Drs H Barnas Adjidin, MM, M.

Moch Adib berterima kasih atas dukungan KH Maman Imanulhaq selaku anggota Komisi VIII DPR RI yang terus memberi masukan, mendukung kebijakan, dan mengawal program Kemenag.

“Insyaallah di dapil KH Maman ini akan dibangun tiga proyek monumental. MAN IC di Subang, Madrasah Istimewa untuk kaum difabel di Majalengka, dan perluasan kantor wilayah di Jatinangor, Sumedang. Ini berkat dukungan KH Maman, Dirjen Pendis, Gubernur Jabar, Bupati Subang, Sumedang, dan Majalengka,” ucap Adib.

Santri Pondok Pesantren Al-Mizan di Majalengka
Santri Pondok Pesantren Al-Mizan di Majalengka (istimewa)

Maman yang juga pengasuh Ponpes Al-Mizan, menyambut baik kedatangan Dirjen Pendis ke Ponpes Al-Mizan.

Ia menyebut perhatian pemerintah, dalam hal ini Kemenag RI, bagi pesantren sangat dibutuhkan pada saat sekarang ini.

"Pesantren harus dikawal agar mampu menjadi petarung dalam persaingan global ini. Apalagi saat menghadapi pandemi Covid-19. Pesantren punya keyakinan untuk menghadapi normalitas baru dengan moralitas baru,” kata Maman.

Pengelola Ponpes Al-Mizan Majalengka KH Maman Imanulhaq
Pengelola Ponpes Al-Mizan Majalengka KH Maman Imanulhaq (istimewa)

Dewan Syura DPP PKB ini juga meminta agar bantuan operasional pesantren tahap kedua segera direalisasikan.

"Di tengah pandemi Covid-19 ini, kita perlu mengantisipasi agar pesantren memiliki ketahanan yang kuat," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved