Selasa, 7 April 2026

Ada 654 Kawasan Rawan, BNN Serukan Semua Mahasiswa ITB Perang terhadap Narkoba Lewat Digital

Dengan menggandeng mahasiswa, dia mengakui bisa membantu memerangi ancaman kejahatan narkoba

Tribunjabar/Mega Nugraha
Kepala BNN RI Komjen Heru Winarko dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil 

TRIBUNJABAR.ID - Mengikuti teknologi yang semakin canggih, transaksi narkoba bisa dilakukan secara daring atau lebih dikenal sebagai kejahatan cyber.

Untuk itu Badan Narkotika Nasional (BNN) mengajak mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk memerangi kejahatan narkoba dengan dunia digital.

Cerita BNN Menggagalkan Pengiriman Sabu-sabu Rp 13 Miliar ke Tasikmalaya, Bongkar Lantai Bus

Pelacakan Narkoba di Bandara Husein Sastranegara Lebih Ketat, Gunakan Anjing Brigan Satpom dan K9

KNPI dan BNN Kerja Sama Mencegah Penyalahgunaan Narkoba

"Saya serukan seluruh mahasiswa ITB untuk memerangi narkoba dengan dunia digital. Melalui internet, pengedaran narkoba lebih mudah dan sulit terdeteksi," kata Kepala BNN Komjen Heru Winarko dalam keterangannya, melansir laman ITB.go.id, Sabtu (10/10/2020).

Heru mengaku, para pengedar biasanya memanfaatkan surface web market, deep web market, dan cryptomarket untuk mengedarkan narkoba.

Pembayarannya dilakukan menggunakan bitcoin.

Untuk mengantisipasi hal itu, bilang dia, BNN membuat banyak strategi untuk memerangi ancaman kejahatan narkoba salah satunya adalah strategi defence active (pertahanan aktif).

Fokus strategi ini ini adalah mencegah peredaran narkoba yang dilakukan oleh sindikat jaringan pengedar narkoba.

BNN Kota Bandung dan Pemerintah Kota Bandung mengajak masyarakat untuk berkontribusi dalam menyuarakan Hidup 100% Tanpa Narkoba.
BNN Kota Bandung dan Pemerintah Kota Bandung mengajak masyarakat untuk berkontribusi dalam menyuarakan Hidup 100% Tanpa Narkoba. (Istimewa)

Menurut dia, saat ini terdapat 654 kawasan rawan narkoba di Indonesia.

BNN memberdayakan masyarakat yang tinggal di kawasan rawan narkoba melalui peningkatan kemampuan berwirausaha.

"Hasil kerajinan tangan masyarakat dipasarkan melalui platform tokostopnarkoba.com," ujarnya.

Dengan menggandeng mahasiswa, dia mengakui bisa membantu memerangi ancaman kejahatan narkoba.

Mahasiswa mampu membantu generasi muda lainnya supaya tidak terjerumus narkoba.

"Menyelamatkan generasi muda dari narkoba merupakan hal yang sangat penting dilakukan karena masa muda merupakan masa yang rentan terhadap pengaruh lingkungan," ucap Heru.

Jenis narkoba baru

Selama ini, kalangan masyarakat mengira bahwa narkoba hanya sebatas heroin, morfin, kokain, ganja, dan sejenisnya.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved