Breaking News:

Demo Tolak UU Cipta Kerja

Di Tengah Aksi, Anggota DPRD Kuningan Keluarkan Rp 2 Juta Borong Donat untuk Dibagikan ke Mahasiswa

Ratusan aktivis mahasiswa yang mengatasnamakan Aktivis Cipayung Plus di Kabupaten Kuningan, menggelar unjuk rasa

Editor: Agung Yulianto Wibowo
Kontributor Kuningan/Ahmad Ripai
Seorang pedagang berjualan di tengah aksi mahasiswa yang menolak UU Cipta Kerja di Kuningan, Jumat (9/10/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN - Barang dagangan Edi langsung ludes saat berjualan di tengah aksi mahasiswa yang menolak UU Cipta Kerja di depan Gedung DPRD Kuningan, Jumat (9/10/2020).

Wakil Ketua DPRD Kuningan, Dede Ismail, mengeluarkan uang untuk membayar semua dagangan Edi.

“Barang ini saya beli dan mohon bisa dibagikan ya, Pak,” ujar politisi Partai Gerindra Kuningan yang biasa disapa Deis ini.

Edi langsung mengucapkan terima kasih. Dia langsung membagikan barang dagangannya.

Kronologi Polisi Pukul Satpam Versi Unisba, Rektor Surati Kapolda, Kapolrestabes akan Silaturahmi

Jokowi Akan Keluarkan Peraturan Pemerintah Tentang UU Cipta Kerja, Janji Terima Masukan Masyarakat

Presiden Jokowi Akhirnya Buka Suara, Ungkap Alasan Utama Pemerintah Menerbitkan UU Cipta Kerja

Hal yang sama juga dirasakan Ina, pedagang donat keliling.

Semua dagangannya dibeli Etik Widiati, anggota Badan Kehormatan DPRD Kuningan dari Fraksi PKS.

“Iya donatnya dibeli ya bu, dan bisa dibagikan ya,” ujar Etik.

Total uang yang dikeluarkan untuk membayar pedagang tadi senilai Rp 2 juta.

Ratusan aktivis mahasiswa yang mengatasnamakan Aktivis Cipayung Plus di Kabupaten Kuningan, menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kuningan, Jumat (9/10/2020) hari ini.

Mahasiswa itu terdiri atas berbagai organisasi kampus.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved